Sunday, March 3, 2024
HomeInternasionalTinggalkan Turki, Presiden Jokowi Menuju Jerman

Tinggalkan Turki, Presiden Jokowi Menuju Jerman

Kepala Protokoler Jerman
Kepala Protokoler Jerman Jurgen Christian Mertens menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo dan rombongan saat tiba di Bandara Internasional Helmut-Schmidt Hamburg, Jerman, Jumat (7/7/2017) dini hari waktu Indonesia. (Foto: Biro Pers Setpres)

HAMBURG, JERMAN – Setelah melakukan kunjungan kenegaraan dan menghadiri serangkaian kegiatan di Ankara, Turki, Presiden Joko Widodo dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Hamburg, Jerman.

Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Presiden beserta rombongan lepas landas dari Bandara Internasional Esenboga Havalimani Ankara, menuju Bandara Internasional Helmut-Schmidt Hamburg, Jerman, pada Kamis (6/7/2017), pukul 18.50 waktu setempat atau sekitar pukul 22.50 WIB.

Usai menempuh penerbangan selama 3 jam 20 menit, Presiden dan rombongan tiba di Bandara Internasional Helmut-Schmidt Hamburg, Jerman, pada pukul 21.10 waktu setenpat atau Jumat (7/7/2017) pukul 02.10 WIB dini hari.

Kepala Protokol Jerman Jurgen Christian Mertens beserta Duta Besar Indonesia untuk Jerman Fauzi Bowo, menyambut kedatangan Presiden dan rombongan.

Selanjutnya Presiden beserta rombongan langsung menuju hotel tempat menginap selama di Hamburg. Setibanya di hotel, dua anak perwakilan putra dan putri masyarakat Indonesia di Hamburg berpakaian adat turut menyambut Presiden dan rombongan sambil memberikan bunga tangan sebagai ucapan selamat datang.

Selain itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati didampingi Konsul Jenderal RI Hamburg Sylvia Arifin, Konsul Jenderal RI Frankfurt Wahyu Hersetiati, dan Wakil Kepala Perwakilan KBRI Berlin Perry Pada, menyambut Presiden dan ibu negara di depan pintu hotel.

Dalam lawatannya kali ini, Kepala Negara akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang akan diselenggarakan pada tanggal 7 hingga 8 Juli 2017.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan tersebut adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Badan Kordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

(bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular