Berita Terpercaya Tajam Terkini

Jelang Libur Nataru, Masyarakat Diminta Tetap Taati Prokes

0
ilustrasi. (foto: AlyoshinE/Shutterstock)

 

 

SURABAYA – Tradisi pulang kampung, berkumpul dan berwisata telah menjadi tren yang biasanya dilakukan masyarakat pada libur Natal dan tahun baru (Nataru). Namun dengan kondisi pandemi yang masih melanda di Indonesia, membuat pemerintah mengimbau adanya pembatasan untuk menghindari lonjakan kasus positif di akhir tahun 2021.

Senada dengan itu, pakar imunologi Prof. Dr. Theresia Indah Budhy S., drg. M.Kes.,Sp.PMM(K) menghimbau masyarakat untuk menaati protokol kesehatan (prokes) dan juga peraturan yang telah ditetapkan.

“Patuhi instruksi yang sudah dibuat, karena itu demi kebaikan kita,” sebut Prof Theresia dalam keterangan tertulis yang diterima cakrawarta.com, Rabu (1/12/2021).

Prof. Theresia menegaskan bahwa penyebab Covid-19 merupakan virus yang pintar dan dapat bermutasi secara cepat. Jenis terbarunya, yaitu Omicron memiliki lebih dari sepuluh varian yang dapat berkembang seiring berjalannya waktu.

Untuk itu, selain vaksin dan melakukan protokol kesehatan, guru besar Universitas Airlangga di bidang imunologi ini menyebutkan bahwa memastikan sistem imun dalam kondisi yang baik, juga menjadi salah satu langkah preventif untuk menghadapi virus ini.

“Meningkatkan natural immune, yang adalah gerbang utama kita menjadi hal yang perlu dilakukan namun sering diabaikan,” imbuhnya.

Prof. Theresia menyarankan masyarakat untuk melakukan pola hidup sehat, meskipun sulit dilakukan di tengah era serba instan seperti sekarang ini.

“Pola tidur harus bagus, menjaga asupan makanan yang dikonsumsi. Walaupun di zaman modern ini rasanya sulit, namun harus diupayakan untuk membentuk sistem imun yang prima,” tegasnya.

Prof. Theresia menyebutkan bahwa lonjakan kasus saat ditemukannya Covid-19 jenis Delta pada beberapa waktu lalu dapat menjadi pelajaran penting bagi masyarakat Indonesia. Meskipun Indonesia masuk dalam peringkat atas dunia dalam pemulihan Covid-19, dan tercatat sebagai negara Asia nomor satu dalam penanganan Covid-19, masyarakat perlu mewaspadai penyebaran virus Covid-19.

“Kadang kita lupa bahwa masih ada virus ini di sekitar kita. Untuk itu kita harus tetap menjalankan protokol kesehatan ketat sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat,” pungkas Prof. Theresia.

(pkip/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.