Monday, March 4, 2024
HomeEkonomikaDaerahJokowi Perintahkan Djarot Tekan Tingkat Pengangguran di DKI

Jokowi Perintahkan Djarot Tekan Tingkat Pengangguran di DKI

Presiden Joko Widodo memimpin Rapat Terbatas
Presiden Joko Widodo memimpin Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini, Selasa (11/7/2017). (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan apresiasinya kepada DKI Jakarta yang berhasil menumbuhkan perekonomian daerahnya dengan baik. Berdasarkan data yang diterima oleh Presiden, pada triwulan pertama tahun 2017 ini , Jakarta memiliki angka pertumbuhan ekonomi sebesar 6,48% atau lebih tinggi dari angka pertumbuhan ekonomi nasional pada periode yang sama yakni sebesar 5,01%.

Meski demikian, Jokowi mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus terus diupayakan. Pemerintah daerah, daerah-daerah penyangga, dan pemerintah pusat harus bersinergi untuk menyelesaikan sejumlah persoalan yang dihadapi oleh Ibukota.

Jokowi menyatakan bahwa DKI juga masih memiliki persoalan utama yang harus dihadapi. Seperti misalnya kemacetan dan penyediaan transportasi masal yang sering dikeluhkan oleh sejumlah warga.

“Persoalan utama yang dihadapi DKI Jakarta, seperti halnya kota-kota metropolitan dunia, adalah masalah urbanisasi, kemiskinan dan ketimpangan sosial, penyediaan fasilitas umum, penyediaan tenaga listrik, perumahan, air bersih dan sanitasi, kemacetan dan penyediaan transportasi massal, penanganan soal limbah, sampah dan polusi udara, sampai dengan pengendalian tata ruang,” ujar Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta pada Selasa (11/7/2017).

Khusus soal kemacetan, mantan Gubernur DKI Jakarta ini benar-benar menyoroti salah satu penyebab inefisiensi perekonomian itu. Baginya, tidak ada pilihan lain sebagai solusi dari permasalahan itu selain membangun sarana transportasi yang bersifat massal dan terintegrasi dengan lainnya.

“Untuk itu, saya titip agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sekarang maupun yang akan datang untuk dapat melanjutkan penyelesaian proyek infrastruktur transportasi massal ini, baik LRT, MRT, kereta api serta pembangunan jalan tol, termasuk memperlancar akses ke Pelabuhan Tanjung Priok,” tegas Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menginstruksikan kepada Djarot Saiful Hidayat yang turut hadir dalam kesempatan tersebut untuk dapat terus menekan tingkat pengangguran yang pada Februari 2017 tercatat sebesar 5,36%. Meski angka tersebut sebenarnya telah mengalami penurunan sebesar 0,41% bila dibanding tahun 2016 lalu, Presiden tetap berharap agar DKI dapat membuka lebih banyak lapangan kerja baru.

“Saya harap capaian ini dapat ditingkatkan lagi dengan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas sehingga bisa membuka lapangan kerja baru serta mampu menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja,” tandas Jokowi kepada Djarot selaku Gubernur DKI Jakarta.

(bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular