
TRENGGALEK, CAKRAWARTA.com – Pengabdian seorang prajurit kepada bangsa dan negara tidak berakhir ketika tugasnya terhenti oleh kematian. Penghormatan terakhir negara kepada prajurit yang gugur menjadi penegasan bahwa dedikasi dan pengorbanannya tetap mendapatkan tempat dalam ingatan institusi.
Hal itu tercermin dalam kunjungan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto ke rumah duka Sertu Anumerta Heri Prasetyo di Dusun Jatirejo, Desa Gandusari, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (7/11/2026).
Kunjungan tersebut bukan sekadar bentuk belasungkawa. Kehadiran pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat itu juga menjadi wujud perhatian institusi terhadap keluarga prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
Setibanya di rumah duka, KASAD bersama Pangdam V/Brawijaya dan rombongan menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum. Suasana duka menyelimuti pertemuan tersebut, yang sekaligus memperlihatkan solidaritas dan ikatan kekeluargaan di lingkungan TNI Angkatan Darat.
Sertu Anumerta Heri Prasetyo diketahui bertugas sebagai Bafourier Siud Heli Serbu 1 Flight Heli B Skadron 31/Amur Yudha Cakti Puspenerbad. Selama pengabdiannya, almarhum menjadi bagian dari prajurit yang mendukung pelaksanaan tugas satuan di lingkungan TNI AD.
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga sekaligus keluarga besar TNI Angkatan Darat.
Penghormatan kepada almarhum kemudian dilanjutkan melalui kehadiran Kasad dan rombongan dalam upacara pemakaman di Taman Makam Pahlawan (TMP) Karangsuko, Kabupaten Trenggalek. Prosesi tersebut menjadi bentuk penghargaan institusi atas pengabdian prajurit yang telah mengemban tugas negara.
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Piek Budyakto turut mendampingi Kasad dalam seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran pimpinan Kodam V/Brawijaya itu sekaligus mencerminkan tanggung jawab komando terhadap prajurit dan keluarga besar TNI AD di wilayah Jawa Timur.
Sejumlah pejabat TNI AD turut hadir, di antaranya Aspers KASAD Mayjen TNI I Wayan Suarjana dan Asops KASAD Brigjen TNI Dwi Sasongko. Hadir pula Danrem 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Inf Erwin Agung T.W.A., Dandim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Trenggalek.
Kehadiran jajaran pimpinan TNI AD bersama pemerintah daerah dan unsur kepolisian tersebut memperlihatkan dukungan lintas institusi terhadap keluarga almarhum di tengah suasana kehilangan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan lancar dengan dukungan Kodam V/Brawijaya beserta satuan jajarannya.
Melalui momentum tersebut, Kodam V/Brawijaya menegaskan komitmennya untuk terus memelihara nilai solidaritas, jiwa korsa, dan kekeluargaan dalam kehidupan keprajuritan.
Sebab, penghormatan terhadap prajurit yang gugur bukan semata-mata seremoni pelepasan. Lebih dari itu, perhatian kepada keluarga yang ditinggalkan merupakan bagian dari tanggung jawab moral institusi terhadap mereka yang telah mengabdikan diri bagi bangsa dan negara.
Semangat kebersamaan tersebut diharapkan terus memperkuat moral seluruh prajurit TNI AD dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)
Kontributor: Bambang
Editor: Abdel Rafi








