
PACITAN, CAKRAWARTA.com – Semangat perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman diharapkan terus hidup dalam jiwa generasi penerus TNI dan Polri. Nilai-nilai patriotisme, pengorbanan, disiplin, dan pantang menyerah yang diwariskan sang panglima besar harus menjadi bekal para calon perwira dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pesan tersebut disampaikan Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Erwin Agung saat menghadiri Upacara Penerimaan Duplikat Tandu Latihan Napak Tilas Rute Panglima Besar Jenderal Soedirman (RPS) Pendidikan Dasar Integratif Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Tahun Pendidikan 2026 di Denlanud Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/11/2026).
Sebagai senior yang pernah mengikuti kegiatan serupa, Erwin menegaskan bahwa napak tilas tersebut bukan sekadar kegiatan mengenang perjalanan sejarah, melainkan juga momentum untuk menanamkan dan mewarisi semangat perjuangan Jenderal Soedirman kepada para taruna.
“Semangat perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari sejarah yang dikenang, tetapi juga menjadi inspirasi dan pedoman bagi para taruna dalam mengemban tugas pengabdian kepada bangsa dan negara,” katanya dalam keterangan.
Menurut Erwin, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari pembinaan karakter generasi penerus TNI dan Polri. Para taruna diharapkan tumbuh menjadi sosok yang tangguh, memiliki jiwa nasionalisme, serta senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai perjuangan para pendahulu.
Latihan napak tilas Rute Panglima Besar Jenderal Soedirman sendiri merupakan bagian dari pembinaan tradisi dan penanaman nilai-nilai kejuangan bagi para taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian.
Melalui kegiatan ini, para calon perwira diajak menelusuri kembali jejak perjuangan Jenderal Soedirman dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Perjalanan tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bangsa tidak diperoleh dengan mudah, melainkan melalui pengorbanan, keberanian, dan perjuangan tanpa mengenal menyerah.
Lebih dari sekadar mengenang sejarah, kegiatan tersebut juga dirancang untuk membentuk karakter dan meningkatkan jiwa patriotisme para taruna. Nilai-nilai kepemimpinan, disiplin, loyalitas, kebersamaan, serta semangat pantang menyerah menjadi bagian penting yang ditanamkan selama proses pendidikan.
Dengan demikian, pengalaman mengikuti napak tilas diharapkan tidak berhenti sebagai tradisi seremonial. Sebaliknya, nilai-nilai perjuangan yang terkandung di dalamnya harus benar-benar dihayati dan diwujudkan dalam sikap maupun tindakan para taruna, baik selama menjalani pendidikan maupun ketika kelak bertugas sebagai perwira TNI dan Polri.
Semangat Jenderal Soedirman pun diharapkan terus menjadi kompas moral bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan, mempertahankan keutuhan bangsa, dan mengabdikan diri sepenuhnya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








