Kontradiktif Dengan Marwah Presiden Prabowo, Ketum KERIS Nilai PP 28/2024 Ancam Puluhan Juta PKL dan UMKM Ekonomika|December 19, 2024December 19, 2024by Cakrawarta Jakarta, – Ketua Umum Komite Ekonomi Rakyat Indonesia (KERIS) Ali Mahsun ATMO
Gelar Rapat Akhir Tahun, LSP Dana Pensiun Fokus Tingkatkan Kompetensi SDM secara Lebih Akuntabel Ekonomika|December 18, 2024December 18, 2024by Cakrawarta Jakarta, – Lembaga Sertifikasi Profesi Dana Pensiun (LSP Dana Pensiun) tegaskan komitmen
Survei: 95% Pekerja Tidak Punya Program Pensiun Ekonomika|December 6, 2024by Cakrawarta Jakarta, – Saat ditanya, apakah Anda sudah punya program pensiun (selain JHT
Agar Optimal, Pengelolaan Zakat dan Wakaf Perlu Kementerian Tersendiri Ekonomika|December 6, 2024by Cakrawarta Jakarta, – Pengelolaan Zakat dan Wakaf saat ini dinilai belum terintegrasi dengan
Perkuat Personal Brand Awareness, Eastmovin Ikuti Industrial Festival 2024 Kemenperin Ekonomika|December 5, 2024by Cakrawarta Surabaya, – Perkembangan ekonomi pelaku bisnis UMKM nampak bergeliat di kota Surabaya.
Menikmati Nyamannya Bus Listrik Rute Unair Kampus C-Terminal Purabaya di Hari Pertama Ekonomika|November 25, 2024by Cakrawarta Surabaya, – Senin pagi bersama kopi tak lengkap rasanya jika belum ditemani
YLKI: Sama-Sama Mandat UU, Kenapa Pemerintah Tak Naikkan Cukai Rokok Saja? Ekonomika|November 21, 2024by Cakrawarta Jakarta, – Isu kenaikan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 12% yang akan
Per 1 Januari 2025 PPN Jadi 12%, Ekonom Unair: Kuncinya Pemerintah Bisa Efektif Tidak Kelola APBN! Ekonomika|November 18, 2024by Cakrawarta Surabaya, – Sejak diputuskan di era Jokowi, ternyata kebijakan kenaikan PPN sebesar
Kisruh Susu Lokal, YLKI: Menteri Koperasi Budi Arie Kurang Pahami Asta Cita Presiden Prabowo! Ekonomika|November 14, 2024by Cakrawarta Jakarta, – “Menteri Koperasi terlihat kurang memahami Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,”
Polemik Anggur Muscat Tercemar Pestisida, YLKI Nilai Pemerintah Lamban Lakukan Mitigasi Ekonomika|November 1, 2024by Cakrawarta Jakarta, – Pengurus Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai langkah