Saturday, November 26, 2022
HomePolitikaMUI Dan IUMS Sepakat Tingkatkan Peran Ulama Dalam Wujudkan Perdamaian Dunia

MUI Dan IUMS Sepakat Tingkatkan Peran Ulama Dalam Wujudkan Perdamaian Dunia

JAKARTA – Ketua Persatuan Ulama Dunia atau International Union of Muslim Scholars (IUMS), Dr. Salim Segaf al-Jufri bersama MUI sepakat untuk meningkatkan peran mewujudkan perdamaian dunia. Menurutnya, ulama memiliki peran penting dalam membangun peradaban dunia demi terwujudnya keadilan dan kesejahteraan masyarakat.

“Peran ulama dan tokoh agama sangat penting dalam mewujudkan perdamaian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia,” kata Salim Segaf al-Jufri dalam silaturahminya ke pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kantor pusat, jalan Proklamasi, Jakarta, (25/10/2022).

Delegasi IUMS dipimpin langsung Ketua yang baru yakni Dr. Salim Segaf al-Jufri dan staf khusus M. Syauqi Abdul Azis. Sementara tuan rumah MUI dipimpin Wakil Ketua Umum Dr. KH Anwar Abbas dan Sekjen Dr. Amirsyah Tambunan.

Sebagian pengurus MUI juga mengikuti pertemuan secara daring seperti Dr. KH Cholil Nafis, Dr. Asrorun Ni’am dan Badriyah Fayoumi.

Salim Segaf mengungkapkan bahwa ia mendapat amanah sebagai Ketua IUMS melanjutkan tugas Dr. Ahmed Raissouni (ulama asal Maroko) yang mengundurkan diri. IUMS didirikan tahun 2004 dan pertama kali dipimpin oleh ulama asal Mesir, Syekh Dr. Yusuf Qaradhawy yang dikenal moderat.

“Saya tidak menyangka akan terpilih dalam musyawarah Majelis Umana IUMS untuk memimpin di masa transisi. Hal ini saya rasakan tidak hanya jadi tanggung jawab pribadi, tetapi juga tanggung jawab sebagai anak bangsa Indonesia untuk berkontribusi di kancah global,” ujar Salim.

Salim memandang tujuan IUMS sejalan dengan konstitusi Republik Indonesia yang antara lain menyatakan turut serta dalam menjaga ketertiban dan perdamaian dunia berdasarkan prinsip keadilan.

“Kita masih menyaksikan terjadinya perang dan konflik di berbagai kawasan. Para ulama dan tokoh agama dapat memberi arahan tentang ajaran agama yang damai dan mendorong kolaborasi antar bangsa-bangsa di dunia, bukan konfrontasi,” jelas Salim.

Waketum MUI memberikan ucapan selamat dan menyatakan sependapat dengan pandangan Ketua IUMS, bahwa sudah saatnya para ulama dan tokoh agama turut berperan menyelesaikan berbagai persoalan dunia. Ada masalah kemiskinan, kebodohan dan perpecahan antar kelompok yang berbeda.

“Padahal agama, khususnya Islam mengajarkan untuk hidup mandiri dan sejahtera, serta meningkatkan ilmu pengetahuan. Jika kesejahteraan dan kecerdasan masyarakat meningkat, maka potensi konflik akan berkurang,” papar Anwar Abbas yang juga menjabat pengurus pusat Muhammadiyah.

MUI adalah suatu contoh organisasi tempat berkumpulnya para ulama dan intelektual dari latar belakang organisasi yang berbeda. Demikian pula IUMS, anggotanya berasal dari 80 negara dengan latar belakang beragam baik individu maupun organisasi. Namun, semua perbedaan pandangan itu akan dicari titik temu untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi umat. Anwar Abbas menyatakan kagum, karena beberapa pengurus teras MUI saat ini adalah mahasiswa yang pernah dididik Dr. Salim saat mengajar di LIPIA dan UIN Syarif Hidayatullah.

Peran ulama untuk memperbaiki kondisi dunia tentu saja memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk dari pemerintah. Untuk itu, kerjasama dengan MUI dan pemerintah Indonesia akan sangat diharapkan. Pekan sebelumnya IUMS telah bersilaturahim dengan Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amien, yang dulu juga pernah menjabat Ketua MUI. Kerjasama bisa dalam bidang fatwa dan kajian fiqih terhadap isu-isu kontemporer, pendidikan dan pelatihan bagi para guru dan dosen, serta pembinaan generasi muda dan kesejahteraan keluarga.

Muktamar IUMS tahun 2023 belum diputuskan akan berlangsung dimana, tapi Indonesia menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah sebagaimana saat ini menjadi chairman dari kelompok 20 negara di dunia (G20) dan tuan rumah Forum Majelis Syura Sedunia yang terdiri dari negara-negara anggota OKI.

(syauqi/bus/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

Abdul Mannan on
Judyvox on
Lisavox on
Joevox on
Suevox on
Ashvox on
Markvox on
Markvox on
Maryvox on
Lisavox on
Wimvox on
Kimvox on
Eyevox on
Ugovox on
Miclhob on
Boovox on
Ashvox on
RicNus on
Miavox on
Alanvox on
RicNus on
RicNus on
Janevox on
Kiavox on
Lisavox on
Lisavox on
Yonvox on
Alanvox on
Kimvox on
Paulvox on
Annavox on
Samvox on
Jackvox on
Maryvox on
Janevox on
Jimvox on
Jackvox on
Tedvox on
Carlvox on
RicNus on
Joevox on
Ashvox on
Annavox on
Ugovox on
Boovox on
Janevox on
Denvox on
Miclhob on
Jackvox on
Paulvox on
Jackvox on
Denvox on
Paulvox on
Alanvox on
Janevox on
Markvox on
RicNus on
Amyvox on
RicNus on
RicNus on
SamuelDrumb on
GariObema on
Zakvox on
Boovox on
Boovox on
Tedvox on
Ashvox on
Paulvox on
Zakvox on
Boovox on
Markvox on
Lisavox on
Paulvox on
Yonvox on
Eyevox on
Denvox on
Judyvox on
Judyvox on
Maryvox on
Markvox on
Wimvox on
Lisavox on
Tedvox on
Teovox on
Lisavox on
Teovox on
Ugovox on
Judyvox on
Carlvox on
Ashvox on
Eyevox on
Amyvox on
Ashvox on
Maryvox on
Tedvox on
Denvox on
Ugovox on
Alanvox on
Eyevox on
Wimvox on
Kiavox on
Denvox on
Maryvox on
Maryvox on
Zakvox on
Alanvox on
Markvox on
Tedvox on
Amyvox on
Amyvox on
Carlvox on
Wimvox on
Ashvox on
Ashvox on
Zakvox on
Paulvox on
Boovox on
Kiavox on
Teovox on
Judyvox on
Broderick Rhoden on