Saturday, December 10, 2022
HomeEkonomikaDaerahGaya Ngocol Pelatihan UMKM Ala IKA Unair Sidoarjo

Gaya Ngocol Pelatihan UMKM Ala IKA Unair Sidoarjo

SIDOARJO – Dalam rangka memperingati 50 Tahun Ikatan Alumni Univeritas Airlangga (IKA Unair), Pengurus Cabang Ika Unair Sidoarjo menggelar pelatihan untuk UMKM, Rabu (26/10/2022).

Pelatihan yang diadakan di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sidoarjo ini dihadiri sekitar 75 pelaku UMKM se-Sidoarjo.

Ada yang menarik dalam pelatihan ini. Pasalnya, para peserta antusias dan merasa kurang mendapatkan materi dari narasumber. Padahal, acara ini diadakan selama 3 jam. Bahkan mereka merasa betah untuk duduk mengikuti kegiatan ini.

Pasalnya, salah narasumber, Edwin Fiatiano membawakan materi dengan gaya kocak alias ngocol. Tak pelak, peserta merasa tak bosan dan mengaku perlu ditambah lagi waktunya. Sesekali ia melontarkan pertanyaan lucu kepada para peserta.

“Hampir semua UMKM itu koruptif,” ujar Edwin di hadapan para peserta.

“Lhooo,” para peserta pun melongo dan bingung.

Menurut Edwin masih dengan gaya kocaknya, banyak UMKM yang mencampuradukkan modal dagangannya dengan keuangan pribadi. Akibatnya, usahanya tidak berkembang karena uang modal usaha digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Semestinya harus dipisahkan dan memang harus kalau mau usahanya maju dan berkembang,” kata dosen Fakultas Vokasi Unair ini.

Ia juga berpesan kepada pelaku UMKM, di era digital ini agar tidak malas-malas memposting jualannya ke media sosial (medsos). Selain itu, target pasar harus ditentukan. Jangan barang apa saja dijual ke konsumen. “Ingat ya, one brand, one positioning!

Dalam acara pelatihan UMKM bertema “Resilience UMKM Menghadapi Pasca Pandemi”, Edwin membicarakan tentang mendesain produk unggulan untuk memenangkan pasar. Dia mengibaratkan bisnis ini bagai medan catur. Sedangkan pengusaha adalah pemain caturnya.

Sementara, narasumber lainnya, Miming Merina, membawakan materi sertifikasi halal untuk meningkatkan brand. Ia berharap pelaku UMKM bisa memahami prosedur dalam mengajukan sertifikasi halal.

“Semakin lengkap berkasnya, maka prosesnya bisa segera selesai. Sertifikasi halal itu karena konsumen butuh kepastian dan keamanan produk,” ungkap ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Jawa Timur ini.

Sedangkan Ketua Pengabdian Masyarakat IKA Unair Sidoarjo Izzatul Aini mengatakan, kegiatan ini merupakan sumbangsih bagi masyarakat Sidoarjo.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian bakti sosial (baksos) Ika Unair Sidoarjo yang digelar mulai September-November 2022,” ungkapnya.

(rizki/bus/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular