Sunday, November 27, 2022
HomePolitikaKasus Gagal Ginjal, YLKI: BPOM, Kemenkes Dan Produsen Obat Harus Bertanggung Jawab!

Kasus Gagal Ginjal, YLKI: BPOM, Kemenkes Dan Produsen Obat Harus Bertanggung Jawab!

JAKARTA – Ketua Pengurus Harian YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia) Tulus Abadi mengatakan bahwa terkait kasus masif gagal ginjalpada anak, yang diduga kuat karena dampak cemaran etilen glikol dan deetilen glikol pada obat sirup, harus dilakukan pengusutan.

“YLKI mendesak untuk mengusut tuntas kasus tersebut dari hulu hingga hilir, mulai dari pasokan bahan baku obat, proses produksi, hingga ke pemasarannya,” ujar Tulus Abadi dalam keterangannya pada media ini, Minggu (23/10/2022) malam.

Menurut Tulus Abadi, kasus gagal ginjal pada anak ini membuktikan bahwa mekanisme pengawasan atau regular inspection pada aspek pre market control dan post market control yang dilakukan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) tidak efektif.

“Karena itu, kami kira rasional jika Presiden Joko Widodo mengevaluasi kinerja Badan POM dalam hal pengawasan dan kebijakannya,” tegas Tulus.

Tulus menekankan bahwa dalam hal pengawasan oleh produsen obat dalam proses produksinya tetap harus dilakukan.

“Sebab proses pembuatan obat mustinya mengacu pada aspek CPOB atau Cara Pembuatan Obat yang Baik. Terjadinya cemaran itu juga membuktikan bahwa quality control di internal managemen produsen obat tidak dilakukan,” papar pria kelahiran Purworejo itu.

Karenanya, YLKI mendesak adanya investigasi oleh tim independen, dari hulu hingga hilir. Dengan begitu, menurut YLKI persoalannya menjadi tuntas dan pihak mana yang harus bertanggung jawab baik dari sisi perdata, pidana, dan administrasi juga jelas.

“Pihak regulator seperti Badan POM dan Kemenkes dan juga dari sisi operator yakni produsen farmasi semuanya harus bertanggung jawab,” tandas Tulus mengakhiri keterangannya.

(bm/bus/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments

Abdul Mannan on
Judyvox on
Lisavox on
Joevox on
Suevox on
Ashvox on
Markvox on
Markvox on
Maryvox on
Lisavox on
Wimvox on
Kimvox on
Eyevox on
Ugovox on
Miclhob on
Boovox on
Ashvox on
RicNus on
Miavox on
Alanvox on
RicNus on
RicNus on
Janevox on
Kiavox on
Lisavox on
Lisavox on
Yonvox on
Alanvox on
Kimvox on
Paulvox on
Annavox on
Samvox on
Jackvox on
Maryvox on
Janevox on
Jimvox on
Jackvox on
Tedvox on
Carlvox on
RicNus on
Joevox on
Ashvox on
Annavox on
Ugovox on
Boovox on
Janevox on
Denvox on
Miclhob on
Jackvox on
Paulvox on
Jackvox on
Denvox on
Paulvox on
Alanvox on
Janevox on
Markvox on
RicNus on
Amyvox on
RicNus on
RicNus on
SamuelDrumb on
GariObema on
Zakvox on
Boovox on
Boovox on
Tedvox on
Ashvox on
Paulvox on
Zakvox on
Boovox on
Markvox on
Lisavox on
Paulvox on
Yonvox on
Eyevox on
Denvox on
Judyvox on
Judyvox on
Maryvox on
Markvox on
Wimvox on
Lisavox on
Tedvox on
Teovox on
Lisavox on
Teovox on
Ugovox on
Judyvox on
Carlvox on
Ashvox on
Eyevox on
Amyvox on
Ashvox on
Maryvox on
Tedvox on
Denvox on
Ugovox on
Alanvox on
Eyevox on
Wimvox on
Kiavox on
Denvox on
Maryvox on
Maryvox on
Zakvox on
Alanvox on
Markvox on
Tedvox on
Amyvox on
Amyvox on
Carlvox on
Wimvox on
Ashvox on
Ashvox on
Zakvox on
Paulvox on
Boovox on
Kiavox on
Teovox on
Judyvox on
Broderick Rhoden on