Sunday, April 21, 2024
HomePolitikaJelang Pemilu, Panglima TNI: Waspadai Munculnya Politik Identitas Di Masyarakat!

Jelang Pemilu, Panglima TNI: Waspadai Munculnya Politik Identitas Di Masyarakat!

Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan pernyataan pers di hadapan awak media seusai pergelaran upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI Tahun 2023 di Lapangan B3 Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (8/3/2023). (foto: istimewa)

JAKARTA – Pelaksanaan Operasi Penegakan Ketertiban dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI akan digelar sepanjang Tahun 2023. Dilaksanakan baik dalam bentuk operasi mandiri maupun operasi gabungan, sesuai dengan wilayah hukum masing-masing.

Demikian disampaikan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan amanat pada upacara Gelar Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Polisi Militer TNI Tahun 2023 di Lapangan B3 Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, pada Rabu (8/3/2023).

Menurut Yudo Margono, setidaknya ada 3 tujuan diselenggarakannya operasi gaktib dan operasi yustisi tahun 2023 ini.

“Pertama, untuk meningkatkan disiplin, tata tertib serta kepatuhan hukum segenap prajurit TNI baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari-hari. Kedua, menindak prajurit TNI yang melanggar hukum, disiplin, dan tata tertib dimanapun berada. Ketiga, mencegah arogansi prajurit TNI yang dapat merendahkan martabat dan citra TNI di masyarakat,” paparnya dalam keterangan tertulis pada media ini, Kamis (9/3/2023).

Sementara itu, menjelang Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, Panglima TNI mengatakan, “Perlu diwaspadai munculnya politik identitas di masyarakat!”

Karena itu, menurut jenderal asal Madiun itu, seluruh prajurit TNI hendaknya tetap netral dan tidak terseret ke arah polarisasi politik.

“Polisi Militer dituntut untuk mampu melakukan pencegahan dan penindakan terhadap upaya-upaya yang tidak selaras dengan netralitas TNI seperti penggunaan atribut partai oleh anggota TNI dan penggunaan fasilitas dinas oleh pihak yang tidak berhak,” tegasnya.

Laksamana TNI Yudo Margono memberikan penekanan kepada seluruh prajurit TNI, khususnya jajaran Polisi Militer TNI untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas yaitu tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan dalam menjalankan tugas.

“Polisi Militer harus menjadi contoh terbaik dari ketaatan terhadap hukum dan menjadi model serta sosok terbaik dari disiplin seorang prajurit,” tukasnya.

Panglima TNI meminta seluruh prajurit untuk menjaga nama baik TNI dan memperkuat sinergitas serta soliditas dengan aparat penegak hukum lainnya demi suksesnya penyelenggaraan operasi gaktib dan operasi yustisi tahun 2023.

“Dengan operasi penegakan ketertiban dan operasi yustisi ini, TNI berharap dapat meminimalisir pelanggaran- pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit. Ini merupakan upaya TNI dalam pembinaan personel yang karena menjadi prioritas dalam pembinaan personel khususnya sumber daya manusia,” pungkas Laksamana Yudo Margono.

(rils/bus/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular