Friday, April 10, 2026
spot_img
HomePolitikaDaerahAlumni IPNU-IPPNU Jatim: Rebut Generasi Z atau Kehilangan Masa Depan!

Alumni IPNU-IPPNU Jatim: Rebut Generasi Z atau Kehilangan Masa Depan!

Para pengurus teras Majelis Alumni’ IPNU Jatim berfoto bersama di Pesantren Digipreneur Al-Yasmin Surabaya seusai acara Halal Bihalal, Kamis (9/4/2026). (foto: MA IPNU Jatim untuk Cakrawarta)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Pesan tegas mengemuka dalam halalbihalal Majelis Alumni (MA) IPNU-IPPNU Jawa Timur di Pesantren Digipreneur Al-Yasmin, Surabaya, Kamis (9/4/2026). Para alumni mengingatkan bahwa masa depan organisasi dan bahkan Nahdlatul Ulama (NU) sangat ditentukan oleh keberhasilan merebut dan membina Generasi Z di tengah arus digital yang kian deras.
Sekitar 70-80 alumni lintas generasi hadir dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh nostalgia tersebut. Di antaranya Sekretaris PWNU Jatim Dr. HM Faqih, mantan Sekjen PP IPNU HM Maksum Zuber, Wakil Ketua PWNU Jatim KH. Taufik Jalil, serta Yulia Istianah. Mereka datang dari berbagai daerah, seperti Lamongan, Blitar, Surabaya, Malang, Mojokerto, dan Gresik.
Dalam forum itu, para alumni menitipkan satu pesan utama kepada kepengurusan IPNU-IPPNU saat ini: jangan sampai Generasi Z lepas dari jangkauan pembinaan.

“IPNU-IPPNU sekarang harus peduli pada anak-anak Generasi Z. Jangan sampai mereka tidak mengenal IPNU dan IPPNU seperti kita dulu. Jika itu terjadi, mereka bisa diambil oleh kelompok di luar Ahlussunnah wal Jamaah, apalagi di era digital yang sangat terbuka,” ujar HM Faqih.

Menurut dia, perkembangan teknologi informasi telah mengubah lanskap kaderisasi. Arus digital tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga membuka ruang bagi masuknya berbagai ideologi yang tidak selalu sejalan dengan nilai-nilai Aswaja.

Karena itu, pendekatan konvensional dinilai tidak lagi memadai. IPNU-IPPNU dituntut beradaptasi dengan pola komunikasi dan pembinaan yang sesuai dengan karakter Generasi Z yang akrab dengan dunia digital.

Faqih mengapresiasi langkah H Helmy M Noor yang membangun Pesantren Digipreneur Al-Yasmin. Ia menilai model tersebut dapat menjadi jembatan strategis untuk memperkenalkan NU kepada generasi muda melalui pendekatan yang relevan.

“Ini langkah penting bagi NU ke depan. Pengurus IPNU-IPPNU dapat berjejaring dengan alumni untuk mengembangkan program digital yang mendukung pendidikan dan dakwah,” katanya.

Sementara itu, H Helmy M Noor menekankan pentingnya penguatan nilai Ahlussunnah wal Jamaah melalui pusat edukasi dan lembaga pendidikan. Menurut dia, penguatan ideologis menjadi kunci di tengah derasnya arus informasi yang dapat menggerus ketahanan generasi muda.

“NU perlu menyiapkan kader yang benar-benar berproses, terutama menghadapi Generasi Z dan Alpha. Alumni dan pengurus aktif harus menjadi penghubung dalam pengembangan nilai Aswaja di tengah dinamika ‘perang ideologi’ digital,” ujarnya.

Alumni IPPNU Jatim berfoto bersama seusai acara halal bihalal MA IPNU-IPPNU Jatim di Pesantren Digipreneur Al-Yasmin, Surabaya, Kamis (9/4/2026). (foto: MA IPPNU Jatim untuk Cakrawarta)

Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga melahirkan sejumlah rekomendasi strategis bagi NU. Pertama, penguatan sistem regenerasi berbasis Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) secara berjenjang di semua tingkatan organisasi agar orientasi jam’iyah lebih diutamakan daripada figur.

Kedua, penataan sistem kaderisasi yang lebih fungsional. Para alumni menilai pola kaderisasi badan otonom seperti IPNU dan IPPNU perlu diintegrasikan dalam sistem kaderisasi struktural NU, bukan diposisikan terpisah dari skema formal seperti PDPKP atau PMKNU.

Ketiga, penataan aset organisasi secara profesional, termasuk usulan pembentukan komisi khusus anggaran di setiap jenjang musyawarah.

Melalui forum tersebut, para alumni menegaskan bahwa tantangan terbesar ke depan bukan sekadar menjaga tradisi, melainkan memastikan Generasi Z tetap terhubung dengan nilai-nilai Aswaja. Tanpa itu, mereka mengingatkan, organisasi berisiko kehilangan arah sekaligus masa depannya.(*)

Kontributor: Cak Edy

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular