Wujud Reformasi Birokrasi, Ganjar Dukung Gebrakan Gibran-Bobby

0 534
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ia mendukung langkah-langkah politis Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka maupun Walikota Medan Bobby Nasution yang dinilai sebagai wujud reformasi birokrasi yang dapat dirasakan betul oleh masyarakat. (foto: istimewa)

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mendukung penuh langkah tegas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mencopot oknum lurah yang melakukan pungli dan mengembalikan hasil pungli ke pedagang.
Bahkan, Ganjar mengapresiasi Gibran yang dengan berani meminta maaf pada rakyatnya.
“Bagus ya, kalau kesadaran dari penyelenggara pemerintahannya seperti itu, maka masyarakat akan merasakan hadirnya negara di tengah-tengah mereka,” katanya, Selasa (4/5/2021).
Kejadian itu juga sebagai peringatan bahwa aparatur negara adalah pelayan rakyat, tidak etis jika menyulitkan rakyat, apalagi dengan meminta-minta sesuatu.
“Saya ingatkan ya, awas hati-hati sebentar lagi lebaran. Banyak parsel, jangan sampai pejabat minta-minta parsel. Tidak boleh terima itu, itu gratifikasi. Kalau mau kasih, silakan kasih mereka yang membutuhkan, yatim piatu, pegawai honorer dan lainnya,” tegasnya.
Tak hanya Gibran, Ganjar juga melihat hal serupa dilakukan oleh Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Beberapa waktu lalu, Bobby juga melakukan hal yang sama, yakni mengambil ketegasan setelah adanya praktik pungli.
“Pak Hendi (Wali Kota Semarang) juga bagus, jadi ini nular kemana-mana, bahkan sampai Kediri. Mas Dhito (Hanindhito-Bupati Kediri) juga sidak parkir liar dan ditindak, pungli dikembalikan semuanya,” tambahnya.
Ganjar berharap para kepala daerah di Indonesia proaktif memantau apa yang dilaporkan masyarakat dan bertindak ketika menemukan persoalan.
“Ini harapan saya dan juga harapan masyarakat tentunya. Maka untuk kepala daerah lain, ayo dong ikut-ikutan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Buat kanal-kanal laporan agar masyarakat mudah mengakses dan menyampaikan semua masukan dan persoalan,” ucapnya.
Ganjar meyakini, dengan tren kepala daerah yang tegas seperti Gibran, Bobby, Dhito ini, masyarakat akan semakin banyak melapor kepada pemimpinnya kalau ada persoalan. Ketika Bupati/Wali Kota aktif membuka diri dan mau merespon, maka sebenarnya itu yang diharapkan.
“Itu yang kita semua harapkan, karena terasa betul reformasi birokrasi yang dilakukan,” pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mencopot oknum lurah yang melakukan pungli berkedok zakat kepada para pedagang di Gajahan. Gibran juga mendatangi para pedagang dan mengembalikan uang hasil pungli oknum lurah tersebut.

(bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.