Sunday, July 14, 2024
spot_img
HomePolitikaLayanan Air Bersih Jakarta Sering Gangguan, Senator Dailami: Air Kebutuhan Vital, Harus...

Layanan Air Bersih Jakarta Sering Gangguan, Senator Dailami: Air Kebutuhan Vital, Harus Ada SOP Response Time!

Senator DPD RI dapil Jakarta, Dailami Firdaus (tengah, songkok hitam) di ruang paripurna Gedung DPD RI, Jakarta, beberapa waktu lalu. (foto: Ervan)

Jakarta, – Layanan air bersih melalui sistem perpipaan yang optimal di Jakarta masih belum bisa terimplementasi secara baik. Masalah klasik terkait suplai air bersih ke pelanggan yang kerap terhenti banyak dikeluhkan.

Kondisi ini mendapatkan perhatian serius dari Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta, Dailami Firdaus.

Dailami mengatakan, selain mendapatkan tugas memenuhi cakupan layanan air bersih 100% melalui sistem perpipaan, Perumda PAM Jaya juga harus menjaga standar layanan.

“Jangan sampai pelanggan yang sudah menggunakan air bersih dari sistem perpipaan karena kecewa justru kembali menggunakan air tanah,” ujarnya, melalui keterangan tertulisnya pada media ini, Jumat (14/6/2024).

Dailami menjelaskan, Jakarta sesungguhnya menghadapi persoalan besar terkait pemenuhan kebutuhan air baku. Apalagi, jika cakupan itu sudah melayani 100% sambungan.

“Suplai air baku Jakarta masih sangat bergantung pada Waduk Jatiluhur. Sementara, untuk sungai-sungai di Jakarta belum dapat dioptimalkan karena cemaran bakteri Escherichia Coli sudah sangat parah,” terangnya.

Menurut Dailami, nilai cemaran bakteri E.Coli di Sungai Ciliwung sudah mencapai 10.000 dari ambang batas normal 3.000 per 100 cc air.

“Saya yakin kondisi ini tidak jauh berbeda dengan kondisi sungai-sungai lain di Jakarta dan sekitarnya,” ungkapnya.

Ia berharap, Perumda PAM Jaya bisa melakukan terobosan dan inovasi untuk memenuhi kebutuhan air baku serta menekan non-revenue water.

“Terpenting adalah pelanggan jangan dikecewakan. Harus ada SOP response time membantu warga yang terganggu layanannya,” bebernya.

Dailami menambahkan, saat ada informasi layanan air bersih terganggu maka harus segera dikerahkan mobil-mobil tangki dan tandon air ke lokasi tersebut.

“Air bersih ini menjadi kebutuhan vital. Termasuk, kaitannya untuk menunjang ibadah bagi umat Islam. Jangan sampai sibuk mengejar cakupan layanan 100 persen tapi pelanggan yang sudah ada kecewa,” pungkasnya.

(Ervan/Rafel)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Most Popular