
Momen pembukaan uji terampil Glagaspir P1-P2 oleh Wakil Komandan Kodaeral XIV Laksamana Pertama TNI Tomy Herlambang mewakili Komandan Kodaeral XIV Laksamana Muda TNI Djatmoko di Markas Kodaeral XIV, Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (17/6/2026). (foto: Jacob Sumampouw)SORONG, CAKRAWARTA.com –Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XIV Sorong menggelar Uji Terampil Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) P1-P2 Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari upaya mengukur sekaligus meningkatkan kesiapan personel, materiil, dan sistem pendukung pangkalan dalam menghadapi berbagai tugas operasi.
Kegiatan yang berlangsung pada 17-18 Juni 2026 itu dibuka oleh Wakil Komandan Kodaeral XIV Laksamana Pertama TNI Tomy Herlambang mewakili Komandan Kodaeral XIV Laksamana Muda TNI Djatmoko di Markas Kodaeral XIV, Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (17/6/2026).
Pembukaan uji terampil tersebut turut dihadiri Komandan Komando Latihan (Kolat) Koarmada RI Laksamana Pertama TNI Musleh Yadi selaku Ketua Tim Uji Terampil Glagaspur, Komandan Kolat Koarmada III Kolonel Laut (P) I Nyoman Surya sebagai wakil ketua tim, para pejabat utama, kepala satuan kerja, serta komandan satuan di lingkungan Kodaeral XIV.
Dalam amanat yang dibacakan Wadan Kodaeral XIV, Djatmoko menegaskan bahwa Glagaspur merupakan instrumen penting untuk mengukur hasil pembinaan kekuatan dan kemampuan satuan, baik pada aspek operasi maupun pembinaan personel.
“Uji terampil ini menjadi tolok ukur kesiapan Kodaeral XIV sebagai salah satu unsur dalam Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT), bersama kapal perang, pesawat udara, dan Korps Marinir,” ujarnya.
Menurut dia, keberhasilan pembinaan organisasi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan personel dan sarana pendukung, tetapi juga kemampuan seluruh unsur dalam menjalankan prosedur dan tugas secara terukur serta berkesinambungan.
Karena itu, rangkaian Glagaspur P1-P2 diharapkan dapat memantapkan kemampuan satuan secara menyeluruh, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas, sekaligus menguji tingkat penguasaan personel terhadap berbagai pedoman dan prosedur operasional yang berlaku.
Djatmoko juga mengingatkan seluruh peserta agar memanfaatkan pelaksanaan uji terampil sebagai sarana menyamakan persepsi, pola pikir, dan pola tindak dalam menghadapi berbagai situasi sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Sementara itu, Musleh Yadi mengatakan, pelaksanaan Glagaspur tahun ini memiliki arti penting karena menjadi salah satu agenda latihan strategis pascavalidasi organisasi pangkalan utama TNI AL menjadi Kodaeral.
Menurut dia, kegiatan tersebut bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kesiapan personel, materiil, perangkat lunak, dan perangkat keras satuan pangkalan di bawah Koarmada RI dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai bagian dari SSAT.
“Melalui uji terampil ini, diharapkan dapat diketahui tingkat kesiapan satuan sekaligus area yang masih perlu ditingkatkan guna mendukung pelaksanaan tugas operasi TNI AL secara optimal,” kata Musleh.
Usai pembukaan, Komandan Kodaeral XIV selaku Pimpinan Umum Latihan bersama Komandan Kolat Koarmada RI dan jajaran pejabat utama Kodaeral XIV meninjau langsung pelaksanaan sejumlah materi uji yang digelar di lingkungan markas.
Pelaksanaan Glagaspur P1-P2 tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan TNI Angkatan Laut dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan satuan pangkalan, terutama di kawasan timur Indonesia yang memiliki posisi strategis dalam mendukung operasi pertahanan dan keamanan maritim nasional.(*)
Kontributor: Jacob Sumampouw
Editor: Abdel Rafi








