Pangdam Brawijaya Perkuat Layanan Kesehatan, Ketahanan Pangan, hingga Satuan Baru di Malang

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin saat menyampaikan sambutan dalam momen peletakan batu pertama pembangunan Gedung Medical Check Up Rumah Sakit Tingkat II dr Soepraoen, Malang, Kamis (25/6/2026). (foto: Pendam V/Brw untuk Cakrawarta)

MALANG, CAKRAWARTA.com – Panglima Komando Daerah Militer V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin meninjau sejumlah program strategis di Kota dan Kabupaten Malang, Kamis (25/6/2026). Agenda itu meliputi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Medical Check Up (MCU) Rumah Sakit Tingkat II dr Soepraoen, peninjauan lahan tebu di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, hingga lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Sidodadi, Kabupaten Malang.

Kunjungan tersebut diarahkan untuk memperkuat layanan kesehatan bagi prajurit dan keluarga, mendukung program ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan kesiapan satuan TNI Angkatan Darat di wilayah Jawa Timur.

Rombongan Pangdam V/Brawijaya yang berjumlah sekitar 40 orang dikoordinasikan Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan.

Kegiatan diawali di Rumah Sakit Tingkat II dr Soepraoen Malang. Di rumah sakit itu, Rudy meresmikan mobil operasional MCU sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung MCU yang akan direnovasi dan dikembangkan untuk memperkuat pemeriksaan kesehatan secara lebih terpadu.

Kepala Rumah Sakit Tingkat II dr Soepraoen Malang Kolonel Ckm dr Handy Hernandy Yuliawan, SpM, mengatakan, pengembangan gedung MCU ditujukan untuk meningkatkan mutu dan jangkauan layanan kesehatan bagi prajurit, pegawai negeri sipil, serta keluarga besar TNI.

Selain pengembangan fasilitas di rumah sakit, Kesdam V/Brawijaya juga mendapat dukungan satu unit mobil MCU. Kendaraan tersebut diharapkan dapat memperluas akses pemeriksaan kesehatan, terutama bagi personel yang bertugas di wilayah dengan keterjangkauan layanan terbatas.

Pihak pelaksana, PT Tri Cipta Gemilang, memaparkan rencana pembangunan, spesifikasi fasilitas, serta tahapan pengerjaan gedung MCU. Fasilitas itu dirancang untuk menunjang layanan pemeriksaan kesehatan yang lebih modern dan terintegrasi.

Rudy menilai pembangunan gedung dan pengadaan mobil MCU merupakan bagian penting dari upaya pencegahan penyakit melalui pemeriksaan kesehatan berkala.

”Ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di jajaran Kodam V/Brawijaya. Mobil MCU juga penting agar layanan pemeriksaan kesehatan dapat menjangkau prajurit, termasuk di wilayah yang lebih jauh,” kata Rudy.

Menurut dia, perhatian terhadap kesehatan personel perlu diperkuat mengingat masih terdapat prajurit dan pegawai negeri sipil di lingkungan TNI yang meninggal akibat penyakit. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala diperlukan untuk mendeteksi risiko penyakit sedini mungkin.

Dari Rumah Sakit Tingkat II dr Soepraoen, Pangdam V/Brawijaya melanjutkan kunjungan ke Lanud Abdulrachman Saleh Malang. Di lokasi itu, ia menerima paparan mengenai kesiapan panen raya tebu yang direncanakan akan dihadiri Presiden Republik Indonesia.

Rudy juga meninjau lahan tebu yang disiapkan sebagai lokasi kegiatan. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap agenda ketahanan pangan nasional.

Agenda berikutnya berlangsung di Sidodadi, Kabupaten Malang. Di kawasan Rahlat Rindam V/Brawijaya, Pangdam menyerahkan bantuan bahan pokok kepada warga sekitar.

Ia kemudian menerima paparan Komandan Kodim 0818/Malang-Batu mengenai rencana pembangunan Yonif TP Sidodadi. Setelah itu, Rudy meninjau lahan yang disiapkan untuk pembangunan satuan baru tersebut.

Rangkaian kegiatan itu, menurut Rudy, menunjukkan keterkaitan antara pembangunan sumber daya manusia, penguatan layanan kesehatan, dukungan terhadap program strategis nasional, dan peningkatan kesiapan satuan TNI AD.

Ia berharap program-program tersebut tidak hanya memperkuat kesiapan prajurit, tetapi juga memberi manfaat bagi keluarga besar TNI dan masyarakat di Jawa Timur.(*)

Kontributor: Bambang

Editor: Abdel Rafi