
BANGKALAN, CAKRAWARTA.com – Kemarau kering yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia mulai berdampak pada kehidupan masyarakat di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Warga Desa Banyoning Dajah dan Banyoning Laok, Kecamatan Geger, mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Merespons kondisi tersebut, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Bangkalan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di dua desa itu, Rabu (5/8/2026). Bantuan didistribusikan di enam titik agar lebih mudah diakses masyarakat yang terdampak kekeringan.
Kedatangan mobil tangki air disambut antusias warga yang selama musim kemarau harus mengandalkan pembelian air bersih untuk kebutuhan rumah tangga.
“Air di sini memang sulit didapat. Untuk kebutuhan sehari-hari kami terpaksa membeli air,” kata H. Rofik, salah seorang warga.
Ketua IKA Unair Cabang Bangkalan, dr. Raudatul Hikmah, MM., Sp.O.G., Subsp.F.E.R., mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian alumni Universitas Airlangga terhadap masyarakat yang menghadapi krisis air bersih akibat musim kemarau.
“Bantuan ini merupakan ikhtiar kami untuk hadir membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya air bersih. InsyaAllah, kegiatan seperti ini akan kami lakukan secara rutin selama masyarakat masih membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Raudatul, akses terhadap air bersih menjadi persoalan mendesak ketika kemarau berkepanjangan menyebabkan debit sejumlah sumber air terus menurun. Karena itu, kolaborasi berbagai pihak dinilai penting untuk membantu masyarakat yang terdampak.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi pemantik kepedulian berbagai elemen masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau.
Distribusi air bersih di enam titik itu diharapkan mampu memenuhi kebutuhan warga untuk sementara waktu sembari menunggu kondisi sumber air kembali normal atau adanya penanganan lanjutan dari berbagai pihak.(*)
Kontributor: Zainal A
Editor: Abdel Rafi








