425 Warga Surabaya Raih Penghargaan Donor 50 Kali, PMI: Mereka Pahlawan Kemanusiaan

Sekda Kota Surabaya mewakili Walikota Surabaya berfoto bersama dengan perwakilan warga yang telah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali dan mendapatkan penghargaan dari Pemkot yang berlangsung di Graha Sawunggaling Lt. 6 Pemkot di Jalan Jimerto 25-27, Surabaya, Kamis (17/9/2026). (foto: Sulaiman Rhosyid)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Sebanyak 425 pendonor darah sukarela menerima penghargaan atas dedikasi mereka yang telah mendonorkan darah sebanyak 50 kali. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi para pendonor bagi kemanusiaan.

Penganugerahan penghargaan berlangsung pada Kamis (17/9/2026) di Graha Sawunggaling Lantai 6, Surabaya. Dari 425 penerima penghargaan tahun ini, sebanyak 397 orang merupakan pendonor laki-laki dan 28 orang perempuan.

Selain memberikan penghargaan kepada para donor darah sukarela, kegiatan tersebut juga memberikan apresiasi kepada pegawai PMI yang telah mengabdikan diri selama 35 tahun. Penghargaan juga diberikan kepada sejumlah karyawan PMI yang telah memasuki masa purna tugas.

Sambutan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, dalam acara tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Surabaya Lilik Arijanto, yang sekaligus menjabat sebagai Ketua PMI Kota Surabaya.

Dalam sambutannya, Lilik menyampaikan bahwa para pendonor yang hadir merupakan bagian penting dalam upaya kemanusiaan.

Sekda Kota Surabaya, Lilik Arijanto, saat memberikan sambutan dalam pemberian penghargaan pada warga Surabaya yang telah mendonorkan darahnya untuk kemanusiaan 50 kali di Graha Sawunggaling Lt 6, Surabaya, Kamis (17/9/2026). (foto: Sulaiman Rhosyid)

“Orang-orang yang hadir di sini merupakan pahlawan kemanusiaan. Saya mengucapkan terima kasih kepada para pendonor yang telah bersedia menyumbangkan darahnya untuk kemanusiaan,” ujarnya.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi PMI Kota Surabaya kepada masyarakat yang secara sukarela dan konsisten mendonorkan darahnya. Donor darah tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga merupakan kontribusi nyata untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah.

Melalui kegiatan tersebut, PMI Kota Surabaya berharap semangat donor darah sukarela terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga ketersediaan darah untuk kebutuhan kemanusiaan dapat terus terjaga.

Sulaiman Rosyid, salah satu warga Surabaya yang meraih penghargaan itu, mengatakan bahwa ia mengapresiasi langkah Pemkot dan PMI Surabaya. Menurutnya, meski nampak sederhana, apresiasi yang didapatnya menjadi wujud kepedulian pemerintah atas inisiasi kemanusiaan warganya.

“Penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menjaga semangat kemanusiaan dan membantu sesama melalui donor darah,” tandasnya.(*)

Kontributor: Sulaiman Rhosyid

Editor: Abdel Rafi