Wednesday, February 25, 2026
spot_img
HomeSosial BudayaKemanusiaanImpian Bertahun-tahun Giyanto Terwujud, TMMD Bangun Rumah Layak di Wonogiri

Impian Bertahun-tahun Giyanto Terwujud, TMMD Bangun Rumah Layak di Wonogiri

Satgas TMMD ke-127 Kodim 0728/Wonogiri bersama warga sekitar tengah membangun rumah layak untuk Giyanto, warga Dusun Sapatan, Desa Kembang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Rabu (25/2/2026). (foto: Agus Kemplu)

WONOGIRI, CAKRAWARTA.com – Giyanto (45) tak pernah membayangkan impiannya memiliki rumah layak huni akan terwujud secepat ini. Selama bertahun-tahun, buruh penjual kelapa yang tinggal di Dusun Sapatan, Desa Kembang, Kecamatan Wonogiri, itu hanya bisa berharap suatu hari keluarganya memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman.

Harapan itu kini menjadi kenyataan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0728/Wonogiri, rumah Giyanto yang sebelumnya tidak layak huni dibangun kembali menjadi hunian yang lebih kokoh dan sehat.

Sejak Rabu (25/2/2026) pagi, personel Satuan Tugas TMMD bersama warga setempat terlihat bergotong royong di lokasi pembangunan. Mereka mengerjakan berbagai tahapan, mulai dari pondasi, pemasangan rangka, hingga penyusunan dinding rumah.

Kehadiran prajurit TNI di tengah warga tidak hanya mempercepat proses pembangunan, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan yang kuat. Warga turut ambil bagian, bekerja berdampingan dengan prajurit demi mewujudkan rumah layak bagi salah satu tetangga mereka.

Program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) merupakan salah satu sasaran fisik prioritas dalam TMMD. Program ini bertujuan membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki hunian yang memenuhi standar keamanan, kesehatan, dan kenyamanan.

Bagi Giyanto, pembangunan rumah tersebut menjadi titik balik dalam kehidupannya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.

“Saya sangat bersyukur. Impian saya dan keluarga selama bertahun-tahun akhirnya bisa terwujud. Terima kasih kepada TNI dan semua warga yang telah membantu,” katanya.

Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk penyediaan hunian layak. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi tumbuhnya kembali nilai gotong royong di tengah masyarakat desa.

Di Desa Kembang, pembangunan rumah Giyanto menjadi lebih dari sekadar proyek fisik. Ia menjadi simbol kepedulian dan kebersamaan, bahwa di tengah keterbatasan, harapan masih dapat dibangun, satu rumah, satu keluarga, dan satu desa pada satu waktu.(*)

Kontributor: Agus Kemplu

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular