
TULUNGAGUNG, CAKRAWARTA.com – Kebersamaan antara TNI dan warga kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Di Desa Bukur, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, semangat gotong royong menjadi kekuatan yang perlahan mewujudkan rumah impian Marni, salah seorang penerima bantuan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Senin (1/6/2026), Babinsa Desa Bukur Serka Mila Bagus bersama anggota Koramil Tipe B 0807/07 Sumbergempol dan warga setempat melaksanakan pemasangan plafon ruang tamu rumah milik Marni. Tahap tersebut menjadi salah satu penanda bahwa proses renovasi rumah telah memasuki fase penting menuju penyelesaian.
Rumah yang sebelumnya berada dalam kondisi kurang layak huni kini mulai menampilkan wajah baru. Dinding yang semakin rapi, bagian atap yang tertata, hingga pemasangan plafon yang sedang berlangsung menjadi gambaran perubahan yang perlahan tetapi pasti.
Di tengah aktivitas pembangunan, suasana kebersamaan begitu terasa. Warga dan personel TNI bekerja berdampingan, saling membantu menyelesaikan setiap pekerjaan agar pembangunan rumah dapat rampung sesuai target.
Serka Mila Bagus mengatakan, keterlibatan TNI dalam program Rutilahu merupakan bagian dari upaya membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Pemasangan plafon ini menjadi salah satu tahapan penting menuju penyelesaian rumah Bu Marni. Kami bersama anggota Koramil dan masyarakat terus bergotong royong agar proses pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Kehadiran kami di sini merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Mila, keberhasilan program semacam ini tidak hanya ditentukan oleh bantuan yang diberikan, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat. Semangat kebersamaan yang tumbuh selama proses pembangunan menjadi modal sosial yang sangat berharga.
Program Rutilahu, kata dia, bukan semata menghadirkan bangunan yang lebih baik, melainkan juga menumbuhkan kepedulian dan solidaritas antarwarga. Nilai-nilai gotong royong yang mengakar di masyarakat kembali menemukan ruang untuk diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Harapan kami, setelah rumah ini selesai, Bu Marni dan keluarga dapat tinggal dengan lebih aman, nyaman, dan sehat. Semoga rumah yang lebih layak ini membawa semangat baru serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.
Bagi Marni dan keluarganya, setiap tahap pembangunan yang berhasil diselesaikan menjadi sumber harapan baru. Pemasangan plafon yang dilakukan hari itu bukan sekadar pekerjaan konstruksi, melainkan simbol bahwa impian untuk memiliki rumah yang layak kini semakin dekat menjadi kenyataan.
Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, Program Rutilahu di Desa Bukur tidak hanya menghadirkan perubahan fisik pada sebuah rumah, tetapi juga memperlihatkan bagaimana kepedulian dan gotong royong mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi warga yang membutuhkan. Di tangan kebersamaan itulah, rumah impian Marni perlahan berdiri.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








