Saturday, March 7, 2026
spot_img
HomePendidikanDunia KampusDiplomat Kemenlu di UNAIR: Lulusan Sastra Punya Peran Strategis dalam Diplomasi!

Diplomat Kemenlu di UNAIR: Lulusan Sastra Punya Peran Strategis dalam Diplomasi!

Diplomat Kemenlu RI, Dhanang Rachmanda Fitri saat memberikan kuliah tamu di Ruang WS Rendra, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Kampus Dharmawangsa-B, Surabaya, Jumat (6/3/2026). (foto: Khefti)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Memperingati dua dekade berdirinya, Departemen Bahasa dan Sastra Jepang Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kuliah tamu yang menghadirkan diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Dhanang Rachmanda Fitri. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Ruang WS Rendra, Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Kampus Dharmawangsa-B, Surabaya, Jumat (6/3/2026).

Dalam paparannya, Dhanang menjelaskan sejarah panjang hubungan bilateral Indonesia dan Jepang yang telah terjalin erat sejak 1968. Menurut dia, kerja sama kedua negara berkembang luas, mulai dari sektor industri, ketenagakerjaan, hingga pembangunan infrastruktur dan konektivitas.

“Keberhasilan pembangunan nasional kita tidak lepas dari peran kolaborasi ini. Itu bisa dilihat dari sejarah hubungan panjang yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Jepang,” ujar Dhanang di hadapan mahasiswa dan dosen peserta kuliah tamu.

Ia menambahkan, hubungan bilateral tersebut tidak hanya bergantung pada kerja sama ekonomi, tetapi juga pada kemampuan komunikasi dan pemahaman budaya yang baik antarkedua negara.

Dalam konteks itu, lulusan sastra dinilai memiliki peran penting dalam mendukung diplomasi. Penguasaan bahasa asing yang disertai pemahaman konteks budaya membuat mereka lebih adaptif dalam berkomunikasi dengan mitra internasional.

“Bahasa Jepang sangat kuat pada konteks. Karena itu, mahasiswa dibekali kemampuan memahami konteks komunikasi, yang sangat berguna dalam proses diplomasi,” kata Dhanang.

Ia menjelaskan, tugas diplomat di luar negeri tidak hanya berkaitan dengan hubungan politik dan promosi budaya. Para diplomat juga memiliki tanggung jawab menyampaikan pesan strategis pemerintah serta memberikan perlindungan kepada warga negara Indonesia di luar negeri.

“Tugas diplomat antara lain menyampaikan instruksi presiden dengan baik, sekaligus menjembatani kepentingan Jepang dengan berbagai instansi di Indonesia,” ujarnya.

Dhanang juga menyinggung semakin luasnya kewenangan utusan negara setelah terbitnya Peraturan Presiden Nomor 150 Tahun 2024. Regulasi tersebut memberikan ruang yang lebih besar bagi diplomat untuk menjalankan fungsi diplomasi lintas sektor.

Namun, menurut dia, tugas tersebut menuntut kemampuan adaptasi tinggi terhadap perbedaan gaya komunikasi, budaya kerja, serta ekspektasi profesional berbagai lembaga.

“Dengan pemahaman itu, kita bisa mengelola hubungan lintas negara dengan lebih baik. Dan sebenarnya itulah salah satu hal paling menantang dalam diplomasi,” katanya.

Ia menambahkan, kemampuan kebahasaan lulusan sastra menjadi keunggulan tersendiri dalam penyusunan dokumen dan perjanjian internasional. Dokumen semacam itu umumnya menggunakan beberapa bahasa sekaligus, seperti bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa negara mitra.

“Poin plus anak sastra adalah memegang kunci diplomasi dari sisi kebahasaan, pemahaman sosial, dan kemampuan komunikasi yang tidak selalu dimiliki disiplin ilmu lain,” ujar Dhanang.

Pada kesempatan itu, ia juga berbagi pengalaman mengenai proses rekrutmen diplomat di Kementerian Luar Negeri. Salah satu tahap penting adalah sesi wawancara yang menggunakan bahasa Inggris secara penuh serta kemampuan dasar bahasa asing lain, termasuk bahasa Jepang.

Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pembekalan intensif untuk memahami praktik diplomasi secara menyeluruh.

“Kalau teman-teman ingin mengejar karier diplomat, peluangnya terbuka. Jangan minder, karena di Kemenlu kami juga sangat membutuhkan lulusan sastra untuk saling melengkapi,” kata Dhanang.(*)

Kontributor: Khefti

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular