
WONOGIRI, CAKRAWARTA.com – Hujan yang mengguyur lereng Gunung Lawu tidak menghentikan langkah personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 Kodim 0728/Wonogiri bersama warga Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri. Di tengah medan licin dan udara dingin pegunungan, mereka tetap bergotong royong membangun jalan desa yang diharapkan membuka akses ekonomi masyarakat.
Senin (23/2/2026), personel TNI dan warga tampak bahu-membahu memperkeras dan merapikan badan jalan sepanjang 500 meter dengan lebar 4 meter. Jalan tersebut menjadi penghubung penting antarwilayah permukiman dan jalur utama distribusi hasil pertanian warga.
Meski hujan turun dan kabut menyelimuti kawasan pegunungan, pekerjaan terus berlangsung. Kondisi tanah yang berlumpur dan licin membuat proses pembangunan menjadi lebih menantang. Namun, semangat kebersamaan antara TNI dan warga justru semakin menguat.
Personel Satgas TMMD, Sertu Supriadi, mengatakan, cuaca yang kurang bersahabat tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk menyelesaikan pembangunan jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
“Meski udara pegunungan dingin, berkabut, dan diguyur hujan, kami tetap berupaya menyelesaikan pembangunan jalan ini demi kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, akses jalan yang lebih baik akan mempermudah mobilitas warga, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan menjangkau pusat kegiatan ekonomi. Selama ini, kondisi jalan yang belum memadai kerap menjadi hambatan, terutama saat musim hujan.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik, tetapi juga oleh semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.
Program TMMD sendiri dirancang untuk mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat. Di Desa Kembang, pembangunan jalan tersebut menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat untuk memperoleh akses yang lebih layak dan peluang ekonomi yang lebih luas, bahkan di tengah tantangan alam yang tidak selalu bersahabat.(*)
Kontributor: Agus Kemplu
Editor: Abdel Rafi



