
BLITAR, CAKRAWARTA.com – Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya Kolonel Arm Untoro Hariyanto menyatakan seluruh sasaran pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0808/Blitar di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, telah tuntas dilaksanakan.
Program yang berlangsung selama 30 hari tersebut mencakup berbagai kegiatan pembangunan fisik maupun pemberdayaan masyarakat yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga desa.
“Seluruh sasaran fisik dan nonfisik telah selesai tepat waktu dan sesuai target. Hasil pembangunan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Krisik,” kata Untoro saat meninjau hasil pelaksanaan TMMD, Rabu (11/3/2026).
Dalam program tersebut, satgas TMMD membangun sejumlah infrastruktur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat desa. Salah satunya pembangunan jembatan permanen serta rabat jalan sepanjang 1.187 meter yang menghubungkan sejumlah wilayah permukiman warga.
Selain itu, berbagai program unggulan TNI Angkatan Darat juga dilaksanakan, antara lain penyediaan sarana air bersih melalui program TNI AD Manunggal Air di lima titik, rehabilitasi 15 rumah tidak layak huni, serta pembangunan 15 unit jamban sehat.
Program lainnya mencakup penguatan ketahanan pangan seluas satu hektar, pemberian 100 paket makanan tambahan untuk membantu penanganan stunting, kegiatan penghijauan, serta pembersihan lingkungan.
Menurut Untoro, pembangunan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.

Selain pembangunan infrastruktur, TMMD di Desa Krisik juga diisi berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi pembagian paket sembako, layanan pengobatan gratis, donor darah, pasar murah, pameran usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sunatan massal, pelayanan Posyandu, imunisasi, serta program keluarga berencana.
Untoro menilai keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak yang terlibat sejak awal program dijalankan. “Kami mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, Polri, serta seluruh elemen masyarakat. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci sehingga seluruh program dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap hasil pembangunan yang telah dicapai dapat dimanfaatkan dan dirawat oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. “Semoga pembangunan ini dapat memperlancar aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Krisik dan sekitarnya,” kata Untoro.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi



