
BLITAR, CAKRAWARTA.com – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Korem 081/Dhirotsaha Jaya menunjukkan kemajuan signifikan. Hingga pertengahan Juni 2026, sebanyak 926 unit koperasi telah rampung dibangun atau hampir mencapai separuh dari target 1.890 unit yang ditetapkan selesai pada akhir Juli mendatang.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi yang diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi produktif di tingkat desa dan kelurahan.
“Target pembangunan KDKMP di wilayah kami hingga akhir Juli sebanyak 1.890 unit. Sampai saat ini, 926 unit telah selesai dibangun,” ujar Kepala Staf Korem (Kasrem) 081/DSJ Letkol Inf Meina Helmi seusai mendampingi Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI Letjen TNI Chandra Wijaya meninjau sejumlah lokasi KDKMP di Kota Blitar, Jumat (12/6/2026).
Menurut Helmi, progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai sekitar 49%. Dari total target yang ada, hampir seluruh lokasi kini telah memasuki tahap pengerjaan dengan tingkat kemajuan yang berbeda-beda. Hanya 23 titik yang belum memulai proses pembangunan.
Ia menegaskan bahwa percepatan penyelesaian terus dilakukan melalui koordinasi intensif antara TNI, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait agar seluruh koperasi dapat beroperasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kami terus melakukan pendampingan dan koordinasi di lapangan agar target penyelesaian pada akhir Juli dapat tercapai,” katanya.
Dalam kunjungan kerja tersebut, Letjen TNI Chandra Wijaya meninjau sejumlah koperasi yang diproyeksikan menjadi simpul penguatan ekonomi masyarakat, yakni KDKMP Karangsari, KDKMP Kepanjenlor, dan KDKMP Jatinom.
Di KDKMP Karangsari, Chandra tidak hanya memeriksa kesiapan sarana dan prasarana koperasi, tetapi juga berdialog dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang memamerkan berbagai produk unggulan lokal.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan koperasi yang dibangun tidak sekadar berdiri secara fisik, melainkan benar-benar siap menjalankan fungsi ekonomi yang mampu mendorong produktivitas masyarakat dan memperluas akses pasar bagi pelaku usaha desa.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut Pangdam V/Brawijaya Rudy Saladin, Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota, Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo, Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kemenko Pangan Tatang Yuliono, serta Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Isy Karim.
Keberadaan Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi salah satu instrumen penguatan ekonomi berbasis komunitas yang mampu menghubungkan produksi, distribusi, hingga pemasaran hasil usaha masyarakat. Dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan, koperasi-koperasi tersebut diproyeksikan mulai memainkan peran strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga desa maupun kelurahan.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








