Jembatan Garuda Buka Akses Baru Warga Rejosari, Sekolah hingga Distribusi Hasil Panen Kian Lancar

Anak-anak sekolah dan orang tua berfoto bersama di Jembatan Garuda yang berlokasi di di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jumat (24/7/2026). (foto: Arwang)

TULUNGAGUNG, CAKRAWARTA.com – Kehadiran Jembatan Garuda (Armco) di Desa Rejosari, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, mulai membawa perubahan bagi kehidupan masyarakat. Jembatan yang menghubungkan Dusun Tekik dan Dusun Kalimenur itu kini menjadi jalur utama warga untuk beraktivitas, mulai dari berangkat ke sekolah, bekerja, hingga mengangkut hasil pertanian.

Sebelumnya, mobilitas warga kerap terkendala karena keterbatasan akses penghubung. Kini, setelah jembatan selesai dibangun dan dapat dilalui, perjalanan antardusun menjadi lebih mudah, aman, dan efisien.

Manfaat jembatan juga dirasakan di sektor pendidikan. Guru dan siswa SD Negeri 3 Kalimenur kini memiliki akses yang lebih singkat dan nyaman menuju sekolah. Kondisi tersebut diharapkan mendukung kelancaran kegiatan belajar mengajar sekaligus mengurangi hambatan transportasi yang selama ini dihadapi masyarakat.

Di bidang ekonomi, Jembatan Garuda menjadi infrastruktur penting bagi para petani. Saat musim panen, hasil pertanian seperti jagung dan tebu dapat diangkut lebih cepat dari Dusun Kalimenur menuju Dusun Tekik. Kelancaran distribusi tersebut dinilai mampu menekan biaya angkut sekaligus mempercepat pemasaran hasil panen.

Babinsa Desa Rejosari, Sertu Eko Cahyono, mengatakan jembatan itu telah dimanfaatkan masyarakat sejak selesai dibangun dan dibuka untuk umum.

“Alhamdulillah, Jembatan Garuda kini digunakan masyarakat setiap hari. Anak-anak sekolah, para guru, petani, hingga warga yang menjalankan aktivitas sehari-hari sudah memanfaatkan jembatan ini. Kami berharap keberadaannya terus memberikan manfaat bagi masyarakat, memperlancar mobilitas, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian desa,” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar tetap berfungsi dengan baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Keberadaan Jembatan Garuda menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di tingkat desa tidak hanya menghadirkan akses fisik yang menghubungkan wilayah, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Akses yang lebih baik mendorong kelancaran aktivitas pendidikan, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta memperkuat roda perekonomian warga Desa Rejosari.(*)

Kontributor: Arwang

Editor: Abdel Rafi