
PADANG LAWAS, CAKRAWARTA.com – Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Aek Bargot, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, terus dipacu personel TNI Angkatan Darat (TNI AD). Hingga Minggu (30/8/2026), progres pembangunan jembatan yang menjadi akses penting warga tersebut telah mencapai 62,5%.
Jembatan tersebut dibangun untuk menggantikan akses lama yang mengalami kerusakan akibat termakan usia. Kehadiran jembatan baru diharapkan membuat mobilitas masyarakat antardesa menjadi lebih aman dan lancar.
Dalam pengerjaan terbaru, personel di tepi jauh melaksanakan penaikan sling atas pada dua sisi jembatan. Sementara di tepi dekat, pekerjaan mencakup penaikan sling atas pada dua sisi sekaligus melanjutkan penimbunan di sekitar galian pondasi.
Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan personel Koramil 07/Sosopan Kodim 0212/TS, Yonif TP 901/Suhul Gading, para pekerja atau tukang, serta masyarakat setempat.
Keberadaan jembatan ini memiliki arti penting bagi warga Aek Bargot dan masyarakat di sekitarnya. Selain menjadi akses utama, jembatan tersebut akan menghubungkan wilayah Aek Bargot dengan desa-desa tetangga, termasuk Desa Uluaer di sebelah barat dan Desa Binangatolu di sebelah timur.
Akses baru itu nantinya diharapkan menunjang berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, membawa hasil pertanian, hingga memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Sandy, mengatakan pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya TNI AD membantu membuka sekaligus memperkuat akses masyarakat di wilayah yang membutuhkan.
Menurut Sandy, pembangunan infrastruktur tersebut juga menjadi bentuk kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat serta tindak lanjut prakarsa Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh rakyat.
Dengan capaian 62,5%, pengerjaan Jembatan Gantung Aek Bargot masih terus dilanjutkan. Seluruh proses pembangunan hingga kini berlangsung aman dan terkendali.
TNI AD bersama para pekerja dan masyarakat setempat terus mengebut pengerjaan agar jembatan tersebut segera dapat digunakan sebagai jalur penghubung yang lebih aman sekaligus memperkuat konektivitas warga antar desa.(*)
Kontributor: Johannes Doblang
Editor: Abdel Rafi








