
JOMBANG, CAKRAWARTA.com – Upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari tingkat desa terus mendapat perhatian pemerintah. Wakil Panglima Pengawasan dan Pendampingan (Wapang) Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Brigjen TNI Zainul Bahar, meninjau langsung sejumlah koperasi desa di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (11/6/2026), untuk memastikan program tersebut berjalan efektif dan memberi manfaat nyata bagi warga.
Dalam kunjungan itu, Zainul yang juga menjabat Kasdam V/Brawijaya meninjau operasional sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah beroperasi penuh di Kecamatan Tembelang dan Peterongan.
Peninjauan diawali di KDKMP Desa Mojokrapak, Kecamatan Tembelang. Di lokasi tersebut, tim melihat langsung aktivitas koperasi yang telah menjalankan berbagai layanan ekonomi bagi masyarakat. Rombongan kemudian melanjutkan kunjungan ke KDKMP Desa Kalikejambon untuk memantau pengelolaan dan perkembangan program yang dijalankan.
Selanjutnya, tim meninjau KDKMP Desa Keplaksari dan Desa Tugusumberjo di Kecamatan Peterongan. Kedua koperasi itu dinilai telah menunjukkan kesiapan operasional yang baik dan menjadi bagian dari strategi penguatan ekonomi berbasis desa.
“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat. Melalui pengawasan, evaluasi, dan kolaborasi yang baik, program ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga,” kata Zainul dalam keterangan tertulis melalui Pendam V/Brawijaya yang diterima redaksi media ini, Jumat (12/6/2026).
Kunjungan tersebut melibatkan unsur TNI, kementerian terkait, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya. Hadir antara lain Bupati Jombang Warsubi, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, Kepala Kejaksaan Negeri Jombang Dyah Ambarwati, serta sejumlah pejabat dari kementerian dan institusi terkait.
Menurut Zainul, keberhasilan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya bergantung pada ketersediaan fasilitas dan modal usaha, tetapi juga pada sinergi antarlembaga serta partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi desa.
Hasil peninjauan menunjukkan seluruh koperasi yang dikunjungi berada dalam kondisi operasional yang baik. Temuan tersebut menjadi indikator positif bahwa program yang digagas untuk memperkuat ekonomi kerakyatan mulai berjalan sesuai harapan.
Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, keberadaan koperasi desa dinilai dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk memperluas akses usaha, meningkatkan produktivitas warga, serta menciptakan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Melalui evaluasi lapangan yang dilakukan secara berkala, pemerintah berharap Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak hanya menjadi program administratif, tetapi mampu tumbuh sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang memperkuat daya tahan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.(*)
Kontributor: Bambang
Editor: Abdel Rafi








