Monday, April 22, 2024
HomeSosokAbdul Rohman, Wisudawan Berprestasi Unair Yang Sukses Kembangkan Bisnis Pengolahan Minyak Jelantah

Abdul Rohman, Wisudawan Berprestasi Unair Yang Sukses Kembangkan Bisnis Pengolahan Minyak Jelantah

Abdul Rohman, Wisudawan Berprestasi Universitas Airlangga. (foto: dokumen pribadi)

SURABAYA, — Muda, beda dan berkarya. Itulah motto bebas yang kerap kita dengar ketika membahas mengenai pemuda. Sama seperti pemuda satu ini. Dia muda, dia beda dan dia pun berkarya. Abdul Rohman namanya. Dia adalah alumnus program studi Akuntansi dari sebuah universitas bergengsi di Surabaya, Universitas Airlangga (Unair).

Abdul Rohman sukses mengembangkan bisnisnya yang ia beri nama GELATAH. Abdul -sapaan akrabnya- memang telah memiliki cita-cita khusus untuk terjun ke dalam dunia bisnis sejak kecil. Menurutnya, bisnis adalah ladang untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, kemampuan mengambil inisiatif, sekaligus keterampilan dalam menghadapi tantangan.

“Saya ingin mengembangkan bisnis sebab ingin membantu perekonomian masyarakat. Ingin membuka lapangan kerja, menyediakan produk berkualitas, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya pada media ini.

Abdul menerangkan bahwa GELATAH merupakan perusahaan rintisan yang berfokus pada pengolahan minyak jelantah berbasis sociopreneurship. Bisnis GELATAH telah Abdul rintis sejak masih menjadi mahasiswa. Ia bahkan juga meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional maupun internasional.

Hingga saat ini, GELATAH telah menghasilkan berbagai produk, seperti sabun, lilin, biodesel, dan jasa penjemputan minyak jelantah se-jawa Timur. Tidak hanya itu, GELATAH kini juga berhasil merambah secara luas. Bisnisnya ini berhasil menjalin kemitraan dengan lebih dari 60 institusi.

“Alhamdulillah, saat ini GELATAH juga telah berhasil bekerja sama dengan lebih dari 60 institusi yang terdiri dari sekolah maupun organisasi. Fokus kami di GELATAH bukan hanya pada keuntungan, melainkan juga memberikan dampak bagi masyarakat,” imbuhnya.

Tidak mudah bagi Abdul untuk membesarkan bisnisnya itu. Ia mengaku perlu kerja keras untuk mengenalkan layanan dan produknya ke khalayak, khususnya ketika awal-awal bisnisnya berdiri.

“Saya harus bekerja keras untuk memperkenalkan layanan kami, membangun hubungan dengan klien, dan memberikan nilai tambah pasar,” ungkap Abdul.

Abdul pun bercerita bahwa ada berbagai kendala dan tantangan yang ia hadapi. Abdul harus mengatur waktu antara kuliah dengan berbisnis. Strategi Abdul ketika melaksanakan kedua kegiatan itu adalah dengan membuat skala prioritas dan tetap konsisten.

“Saya selalu berusaha mengoptimalkan waktu luang yang saya punya, sehingga semua pekerjaan bisa terselesaikan dengan baik,” tukasnya.

Karena itulah, Abdul berpesan pada para mahasiswa untuk secara lebih bijak dalam membagi waktu. Menurutnya, penting bagi mahasiswa untuk tetap fokus pada tujuan dan cita-cita.

“Dan kita harus berpikir ke depan, karena kalau fokus kuliah aja, nanti lulus mau jadi apa? Banyak pesaing di luar sana yang punya lebih banyak pengalaman. Akan susah kalau kita ngga ada value lebih dari teman-teman lainnya,” tandas pemuda yang dinobatkan sebagai Wisudawan Berprestasi Unair periode Maret 2024 itu mengakhiri keterangannya.

(pkip/mar/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular