
MALANG, CAKRAWARTA.com –Sebanyak 100 prajurit mengikuti tradisi kenaikan tingkat dan penyematan sabuk kuning Pencak Silat Militer (PSM) Ranting Khusus Korem 083/Baladhika Jaya Tahun Anggaran 2026 di Makorem 083/Baladhika Jaya, Malang, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Staf Korem 083/Baladhika Jaya Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso. Dalam amanat Komandan Korem 083/Baladhika Jaya yang dibacakan Kasrem 083/Baladhika Jaya, kenaikan tingkat PSM tidak hanya dimaknai sebagai pencapaian kemampuan bela diri, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas.
“Sabuk tersebut merupakan simbol amanah, disiplin, dan tanggung jawab untuk terus meningkatkan kemampuan diri. Semakin tinggi tingkatan, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kalian tunjukkan,” demikian amanat Danrem.
Menurut Danrem, latihan PSM ditujukan untuk membentuk prajurit yang memiliki ketangguhan mental, disiplin, keberanian, ketenangan, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan dan ancaman dalam pelaksanaan tugas.
Karena itu, kemampuan bela diri yang dimiliki prajurit harus digunakan secara terukur dan bertanggung jawab. Kemampuan tersebut tidak semata-mata untuk meningkatkan keterampilan individu, tetapi juga mendukung kemampuan prajurit dalam menjaga diri dan melindungi rekan saat menjalankan tugas.
“Prajurit yang hebat bukanlah prajurit yang paling kuat dalam menggunakan tenaga, melainkan prajurit yang mampu mengendalikan diri, menggunakan kemampuannya secara terukur, tepat, dan bertanggung jawab,” ujar Danrem.
Ia mengapresiasi para peserta yang telah menjalani proses latihan dengan disiplin dan ketekunan. Menurutnya, penyematan sabuk kuning bukan akhir dari proses pembinaan, melainkan tahap awal untuk meningkatkan kemampuan dan tanggung jawab sebagai prajurit.
Danrem juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan panitia yang mendukung pelaksanaan pembinaan PSM. Ia meminta latihan dan pembinaan bela diri militer dilakukan secara berkesinambungan agar kemampuan prajurit tetap terpelihara.
Dalam amanatnya, Danrem mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam berlatih melalui prinsip, “Lebih baik mandi keringat dalam latihan daripada mandi darah di medan pertempuran.”
Pembinaan PSM di lingkungan Korem 083/Baladhika Jaya diharapkan dapat membentuk prajurit yang terampil, disiplin, tangguh, dan mampu mengendalikan diri serta siap menjalankan tugas secara profesional.(*)
Kontributor: Arif Budi P
Editor: Abdel Rafi








