
MADIUN, CAKRAWARTA.com – Ratusan prajurit Korem 081/DSJ kembali memenuhi Halaman Makorem 081/DSJ di Jalan Pahlawan, Kota Madiun, Jumat (29/5/2026). Dengan gerakan yang serempak dan penuh konsentrasi, mereka menjalani latihan Pencak Silat Militer (PSM), sebuah kemampuan bela diri yang menjadi bagian penting dalam pembinaan dan kesiapsiagaan prajurit TNI Angkatan Darat.
Latihan tersebut digelar secara rutin setiap pekan sebagai upaya menjaga kemampuan dasar keprajuritan sekaligus meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tugas di lapangan.
Kepala Seksi Operasi (Kasiops) Korem 081/DSJ Letkol Inf Edy Sunarko mengatakan, Pencak Silat Militer merupakan bela diri wajib yang harus dikuasai oleh setiap prajurit TNI AD.
“PSM merupakan bela diri wajib di lingkungan TNI Angkatan Darat yang harus terus dipelihara dan ditingkatkan kemampuannya,” ujar Edy usai memantau latihan.
Menurut dia, PSM lahir dari perpaduan berbagai aliran pencak silat nusantara yang kemudian dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan operasi militer modern.
“Berbagai teknik pencak silat yang berkembang di Indonesia diramu menjadi satu sistem bela diri yang efektif untuk mendukung tugas-tugas prajurit di lapangan,” katanya.
Lebih dari sekadar kemampuan bertarung, latihan PSM juga menjadi sarana pembentukan karakter prajurit. Melalui latihan yang dilakukan secara konsisten, prajurit ditempa untuk memiliki disiplin tinggi, daya tahan fisik yang baik, ketangguhan mental, serta semangat kebersamaan yang kuat.
Edy menilai, kemampuan bela diri yang terpelihara dengan baik akan menjadi modal penting bagi prajurit dalam menjalankan tugas-tugas kewilayahan maupun tugas operasi lainnya.
Karena itu, latihan rutin yang dilaksanakan setiap pekan tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat profesionalisme prajurit sebagai garda terdepan pertahanan negara.
“Harapannya, setiap prajurit memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal di lapangan,” ujar Edy.
Bagi Korem 081/DSJ, latihan Pencak Silat Militer bukan sekadar rutinitas. Di balik setiap gerakan yang dilatih berulang, tersimpan upaya menjaga kesiapan, ketangguhan, dan naluri tempur prajurit agar senantiasa siap menjalankan tugas kapan pun negara memanggil.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








