
LAMONGAN, CAKRAWARTA.com – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin meninjau pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 887/KJM di Desa Slaharwotan, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (29/4/2026). Kunjungan ini menegaskan pentingnya pembangunan kekuatan pertahanan yang tidak hanya bertumpu pada infrastruktur, tetapi juga pada kesiapan prajurit dan kedekatan dengan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI M. Shaleh Mustafa, serta sejumlah pejabat TNI lainnya.
Rombongan meninjau langsung progres pembangunan satuan, mulai dari fasilitas utama hingga sarana pendukung seperti tenda prajurit dan dapur lapangan. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang akan menopang operasional satuan ke depan.
“Kedatangan kami untuk meninjau kesiapan sarana prasarana yang masih perlu ditingkatkan secara bertahap,” ujar Rudy Saladin.
Sekitar 600 personel mengikuti kegiatan tersebut. Komandan Yonif TP 887/KJM Letkol Inf Dondy Infanteriadi memaparkan perkembangan pembangunan satuan sekaligus tantangan yang dihadapi dalam proses penyelesaiannya.
Menhan menekankan bahwa pembangunan kekuatan TNI tidak semata-mata diukur dari kelengkapan alutsista atau fasilitas fisik, melainkan juga kualitas prajurit. Ia menyebut, prajurit harus memiliki ketangguhan fisik sekaligus kematangan moral dan sosial.
Di sisi lain, Pangdam V/Brawijaya mengingatkan pentingnya hubungan antara prajurit dan masyarakat. Menurut dia, kehadiran TNI di tengah masyarakat harus mampu menumbuhkan rasa aman sekaligus kepercayaan. “Prajurit harus dekat dengan masyarakat agar kehadiran TNI memberikan rasa aman dan kepercayaan,” ujarnya.
Menhan juga mengapresiasi progres pembangunan Yonif TP 887/KJM dan mendorong percepatan penyelesaian agar satuan tersebut dapat segera beroperasi optimal dalam waktu satu tahun ke depan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem pertahanan negara melalui pembangunan satuan teritorial yang adaptif, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di daerah.(*)
Kontributor: Bambang
Editor: Abdel Rafi








