Tuesday, May 30, 2023
HomePolitikaTerkait Timnas Israel di Indonesia, Senator DPD Ini Beri Solusinya

Terkait Timnas Israel di Indonesia, Senator DPD Ini Beri Solusinya

Senator DPD RI dapil Jakarta Dailami Firdaus. (foto: istimewa)

JAKARTA – Perhelatan Piala Dunia U-20 2023 diikuti oleh 24 negara, termasuk tuan rumah Indonesia, yang akan dibagi ke dalam enam grup. Turnamen ini digelar pada 20 Mei-11 Juni 2023. Sebagai Tuan Rumah Tim Garuda Nusantara, negara lain yang sukses melenggang ke putaran final Piala Dunia U-20 2023 adalah Republik Dominika, Guatemala, Amerika Serikat, Fiji, Selandia Baru, Inggris, Prancis, Israel, Italia, dan Slovakia.

Yang menjadi sorotan pada perhelatan Piala Dunia tersebut, yaitu lolosnya Israel pada putaran Final Piala Dunia U-20 2023 di Indonesia. Sehingga muncul penolakan dari berbagai elemen di Indonesia, yang tidak menginginkan kehadiran Timnas Israel di Indonesia, hal ini bukan tanpa alasan karena penolakan tersebut diperlukan untuk menjalankan mandat UUD 1945 yang menentang segala bentuk penjajahan. Seperti kita ketahui Bersama Israel tak hanya menjajah Palestina tapi juga melakukan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Menarik jauh ke belakang, Presiden Indonesia Ir. Soekarno begitu tegas menyikapi kehadiran Israel, bahkan Ir. Soekarno memberikan instruksi langsung dengan membuat Timnas Indonesia menjadi salah satu negara yang paling berperan dalam menyingkirkan negara penjajah tersebut dari Benua Asia pada 1960an. Semuanya berawal ketika Timnas Indonesia yang berpeluang besar tampil di Piala Dunia memilih untuk tidak bertandingan dengan Timnas Israel di babak kualifikasi 1958.

Sikap menolak tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan warga Palestina yang tengah berjuang terkait penjajahan yang dilakukan oleh Israel. Bahkan Presiden Soekarno pada saat itu juga sangat bersemangat dalam penolakan segala bentuk kolonialisme, akan tetapi aksi penolakan tersebut membuat Timnas Indonesia mendapatkan sanksi FIFA dengan lalaran bermain selama satu tahun.

Anggota DPD RI asal Jakarta, Prof. Dailami Firdaus memberikan pandangan yang mungkin bisa menjadi jalan tengah, sehingga Piala Dunia U-20 yang dilangsungkan di Indonesia dapat memberikan kesan yang baik dari seluruh negara di Dunia.

“Hadirnya Israel sebagai salah satu peserta di Piala Dunia U20 2023 harus disikapi dengan tegas, kita sebagai tuan rumah juga harus bisa memberikan win-win solution bagi keberlangsungan pertandingan ini,” ujarnya pada media ini, Selasa (21/3/2023).

Pemerintah Indonesia, lanjutnya, dapat memberikan solusi lokasi bertanding penyisihan grup yang berisi Timnas Israel yaitu di luar Indonesia, begitupun jika Timnas Israel mampu lolos dari babak penyisihan grup maka pertandingan tetap dilaksanakan di Luar Indonesia,” imbuh Bang Dailami.

Selain memberikan solusi tersebut, sebagai bangsa yang memegang prinsip politik luar negeri bebas aktif, sudah sepatutnya kita harus optimis dengan Langkah dan upaya yang kita perjuangkan selama ini untuk mewujudkan perdamaian dunia, dan memperbaiki persaudaraan antarbangsa sendiri sebagai citra dari semangat Pancasila.

Palestina, menurut Bang Dailami, memiliki sejarah sebagai awal perkembangan Islam. Dimana terdapat bangunan yang menjadi saksi bisu peristiwa Isra dan Mi’raj yang dialami Nabi Muhammad SAW. Dimana lokasi berdirinya Qubbat As-Sakhrah terdapat sebuah batu besar yang diyakini umat Islam sebagai tempat Nabi Muhammad SAW berdiri ketika peristiwa Isra dan Mi’raj. Selain itu di Palestina juga terdapat tempat suci ke tiga bagi umat Islam yaitu Masjid Al-Aqsa.

“Saya mengajak untuk terus meneguhkan keberpihakan kita pada masyarakat yang mengalami kesulitan (penjajahan) seperti yang dialami Palestina dan ini sikap bangsa Indonesia sudah final untuk tetap berkomitmen penuh mendukung dan mewujudkan kemerdekaan palestina, sesuai amanah dalam Pembukaan UUD 1945,” pungkasnya.

(ep/bus/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular