Tuesday, April 16, 2024
HomePolitikaDaerahPKS Hadirkan SocioPreneur School Bagi Pemuda Jatim

PKS Hadirkan SocioPreneur School Bagi Pemuda Jatim

Ketua Umum DPW PKS Jawa Timur Arief Hari Setiawan (keempat dari kanan) berfoto bersama peserta SocioPreneur School 2016 seusai membuka secara resmi acara yang akan menjadi program tahunan PKS yang memiliki tagline Berkhidmat Untuk Rakyat itu.
Ketua Umum DPW PKS Jawa Timur Arief Hari Setiawan (keempat dari kanan, duduk) berfoto bersama peserta SocioPreneur School 2016 seusai membuka secara resmi acara yang akan menjadi program tahunan PKS yang memiliki tagline Berkhidmat Untuk Rakyat itu.

SURABAYA – Pemuda merupakan aset berharga bangsa yang akan menjadi penerima tongkat estafet kepemimpinan bagi bangsa ke depannya. Pada 2045 diperkirakan Indonesia akan menikmati bonus demografi penduduk di usia muda.

Menilik data ini secara serius Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai representasi parpol yang banyak memiliki kader usia muda menghadirkan program SocioPreneur School bagi pemuda di Indonesia. Memanfaatkan libur panjang (long weekend), sejak Jumat (23/12/2016) hingga Senin (26/12/2016) meneruskan program pusat, PKS Jawa Timur mengadakan program serupa di New Grand Park Hotel di Jalan Samudra 3-5 Surabaya.

Menurut Ketua Panitia SocioPreneur School 2016, Yudha Permana Putra menyatakan tujuan program ini guna mendorong kepeloporan pemuda di sektor pemberdayaan masyarakat di Jawa Timur khususnya ekonomi.

“Jadi kami dari PKS khususnya bidanh kepemudaan di wilayah Jawa Timue ingin menegaskan bahwa partai tidak hanya hadir menyapa dan memberdayakan masyarakat dalam 5 tahunan. InsyaAllah ini akan menjadi annual event,” ujar Yudha kepada redaksi cakrawarta.com, Minggu (25/12/2016) siang.

Menurut pemuda asal Bojonegoro itu, acara SocioPreneur di Jatim ini diikuti oleh perwakilan pemuda dari 38 DPD PKS se Jawa Timur. Adapun pengisi acara bervariasi mulai dari motivator nasional Adri Suyanto, pengusaha muda Dicky Fanani, Ari Kisworo penggerak Kampung Wisata di daerah Brumbun Madiun dan Ama Hida penggerak pemberdayaan perempuan di wilayah Mataraman seperti Madiun, Ponorogo, Pacitan, Magetan.

Acara yang dibuka langsung oleh Ketua Umum DPW PKS Jawa Timur, Arief Hari Setiawan, ST, MT akan berakhir Senin (26/12/2016) dengan mengunjungi eks lokasi prostitusi di daerah Dolly dan menyaksikan bagaimana program pemberdayaan masyarakat di sana ya.g dilakukan sekelompok anak muda di bawah bendera Gerakan Melukis Harapan.

“Kami berharap dengan kunjungan ini peserta bisa mempelajari secara langsung apa yang disebut sociopreneur dan juga belajar bagaimana praktek pemberdayaan masyarakat di sektor ekonomi sehingga bisa dibawa ke daerahnya masing-masing,” pungkas pria yang merupakan alumnus Fakultas Kedokteran Hewan Unair tersebut.

(bus/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular