
LAMONGAN, CAKRAWARTA.com – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau langsung kesiapan peresmian nasional Koperasi Merah Putih di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Selasa (7/4/2026). Kegiatan yang direncanakan berlangsung pertengahan April ini dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.
Peninjauan dipusatkan di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan, yang ditetapkan sebagai lokasi utama peresmian. Kawasan tersebut dipilih pemerintah pusat melalui koordinasi lintas sektor sebagai titik sentral kegiatan berskala nasional.
Dalam kunjungannya, Rudy didampingi jajaran pejabat utama Kodam V/Brawijaya serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Mereka memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan, mulai dari penataan lokasi, pengamanan, dukungan logistik, hingga kesiapan personel.
“Seluruh jajaran harus memastikan kegiatan ini berjalan optimal, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Rudy saat meninjau lokasi.
Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo menyatakan, berbagai persiapan telah dilakukan secara menyeluruh. Koordinasi lintas instansi, termasuk melalui video konferensi, terus diintensifkan guna mematangkan pelaksanaan kegiatan yang akan dihadiri kepala negara tersebut.
Menurut Rudy, momentum ini tidak hanya berkaitan dengan kelancaran acara seremonial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lain dalam mendukung program nasional.
Sejak Lamongan ditetapkan sebagai lokasi peresmian, berbagai langkah strategis telah dilakukan. Penataan kawasan, rekayasa lalu lintas, hingga penguatan koordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah menjadi bagian dari upaya memastikan kegiatan berlangsung tertib dan aman.
Di sisi lain, kesiapan substansi program juga mulai terlihat. Sebanyak 132 unit Koperasi Merah Putih di wilayah Lamongan dilaporkan telah rampung dibangun dan siap dioperasikan. Kehadiran koperasi tersebut diharapkan dapat memperkuat basis ekonomi masyarakat sekaligus mendorong kemandirian daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan menyebutkan bahwa Sukorejo dipilih karena memiliki aktivitas ekonomi yang relatif dinamis dan representatif. Pemerintah daerah berharap, koperasi ini dapat menjadi model pengembangan ekonomi berbasis masyarakat yang berkelanjutan serta memberi dampak langsung bagi kesejahteraan warga.(*)
Kontributor: Bambang
Editor: Abdel Rafi



