
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Di tengah kehidupan generasi muda yang semakin lekat dengan teknologi dan ruang digital, Remaja Masjid dan Generasi Z Islami (Remas-GenZI) Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS) memilih cara sederhana untuk menjaga tradisi keislaman yaitu bersholawat bersama.
Melalui Majelis Sholawat Al-Akbar (MSA), Remas-GenZI MAS mengajak generasi Z dan Alpha untuk menjadikan masjid sebagai ruang berkumpul, bersahabat, sekaligus bertumbuh dalam suasana keislaman. Kegiatan tersebut digelar rutin setiap Kamis bakda shalat Maghrib di ruang utama MAS dan terbuka untuk umum.
Majelis Sholawat Al-Akbar mulai dibentuk dan dilaksanakan pada Kamis, 3 September 2026. Adapun Kamis (10/9/2026) menjadi pelaksanaan kedua kegiatan tersebut.
Ketua Remas-GenZI MAS, Ubaid Aisyul Hana, mengatakan MSA dihadirkan agar generasi Z dan Alpha tetap memiliki tradisi keislaman yang dilakukan secara rutin, meskipun mereka tumbuh dalam lingkungan sosial yang berbeda dengan generasi sebelumnya.
“Ya, kami ingin Remas-GenZI Masjid Al-Akbar yang dari generasi Z dan Alpha tetap memiliki tradisi rutin. Kalau dulu kami terbiasa dengan Barzanji dan Manaqiban, maka sekarang ada sholawatan,” kata Ubaid di Surabaya, Kamis (10/9/2026).
Menurut Ubaid, sholawatan dipilih sebagai salah satu bentuk kegiatan yang dapat mempertemukan kebutuhan generasi muda untuk bersosialisasi dengan tradisi keislaman yang telah lama hidup di tengah masyarakat.
Ke depan, Remas-GenZI MAS berencana memperluas jangkauan peserta dengan melakukan sosialisasi kepada para pelajar dari sejumlah SMA di sekitar Masjid Al-Akbar.
“Jadi, Majelis Sholawat Al-Akbar pada hari ini merupakan pelaksanaan sholawatan yang kedua kalinya. Rencananya, kami juga akan melakukan sosialisasi kepada remaja dari beberapa SMA di sekitar Masjid Al-Akbar,” ujarnya.
MSA mengusung tema “Bersholawat, Bersahabat, Bertumbuh Bersama”. Tema tersebut mencerminkan upaya menjadikan kegiatan keagamaan sebagai ruang interaksi sosial bagi generasi muda.
Melalui kegiatan itu, Remas-GenZI MAS berharap persahabatan di antara anak muda semakin erat dan kebiasaan baik dapat tumbuh dari lingkungan masjid.
Ubaid berharap lantunan sholawat yang digelar secara rutin di Masjid Al-Akbar dapat ikut menumbuhkan semangat kebaikan di Jawa Timur.
Bagi pengelola MAS, pendekatan terhadap generasi muda juga tidak berhenti pada satu kegiatan. Masjid Al-Akbar sebelumnya telah mengembangkan Majelis Subuh GenZI (MSG) sebagai bagian dari program pembinaan generasi Z.
Kehadiran program-program tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pembinaan, perjumpaan, dan pertumbuhan generasi muda.
Menjadi Rujukan Pengelolaan Masjid
Program pembinaan GenZI tersebut juga diperkenalkan dalam berbagai kunjungan pengelola masjid ke MAS.
Pada Selasa (8/9/2026) sore, misalnya, takmir Masjid Agung Darus Salam (Madasa) Kabupaten Mojokerto berkunjung ke Masjid Al-Akbar dalam rangka studi banding.
Kunjungan tersebut terutama berkaitan dengan manajerial dan tata kelola masjid. Namun, Badan Pelaksana Pengelola (BPP) MAS juga menjelaskan berbagai program yang dikembangkan, termasuk pembinaan generasi Z melalui Majelis Subuh GenZI dan Majelis Sholawat Al-Akbar.
Sekretaris BPP MAS sekaligus inisiator MSG MAS, H Helmy M Noor, mengatakan keterbukaan terhadap berbagai kelompok jamaah menjadi bagian penting dalam pengelolaan MAS.
“MAS itu ramah kepada semua jamaah, termasuk jamaah GenZI,” kata Helmy.
Perhatian terhadap generasi muda tersebut berlangsung bersamaan dengan upaya MAS merespons perubahan zaman. Helmy baru saja menerima penghargaan “Akselerator Digitalisasi Industri Kreatif dan Pesantren” dari media daring Ketik.com pada Rabu (9/9/2026).
Di tengah derasnya perubahan sosial akibat perkembangan teknologi, Remas-GenZI MAS mencoba menghadirkan masjid sebagai ruang yang tetap relevan bagi generasi muda. Tradisi lama tidak ditinggalkan, tetapi dihadirkan kembali melalui cara yang lebih dekat dengan generasi yang kini tumbuh di era digital.
Setiap Kamis bakda Maghrib, ruang utama Masjid Al-Akbar menjadi tempat generasi Z dan Alpha bersholawat, bertemu, dan membangun kebersamaan.(*)
Kontributor: Cak Edy
Editor: Abdel Rafi








