
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – NU Care-LAZISNU Jawa Timur mencatat penghimpunan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) sebesar Rp208,02 miliar sepanjang Ramadhan 1447 Hijriah. Dana tersebut telah disalurkan kepada sekitar 3,7 juta penerima manfaat di berbagai daerah.
Ketua LAZISNU Jatim, A. Afif Amrullah, mengatakan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif pengurus dari tingkat desa hingga provinsi.
“Dana ZIS yang terhimpun selama Ramadhan telah menjangkau 3.290.182 penerima manfaat di berbagai wilayah,” ujar Afif dalam keterangannya pada media ini di Surabaya, Selasa (21/4/2026).
Secara rinci, lanjutnya, penghimpunan itu terdiri atas zakat maal sebesar Rp20,55 miliar, zakat fitrah Rp138,15 miliar, serta infak dan sedekah Rp10,45 miliar. Selain itu, terdapat dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) sebesar Rp478,56 juta dan infak/sedekah dalam bentuk barang senilai Rp1,25 miliar.
Afif menjelaskan bahwa sistem pelaporan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat desa atau kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota, hingga direkap di tingkat provinsi. Pelaporan tersebut juga mencakup pengelolaan zakat di masjid dan mushala yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama di Jawa Timur.
Namun, ia menambahkan, angka tersebut masih berpotensi bertambah. Hingga kini, baru 36 dari 45 pengurus cabang (PCNU) LAZISNU di Jawa Timur yang menyampaikan laporan.
“Masih ada sembilan PCNU yang belum melaporkan, sehingga kemungkinan total penghimpunan akan meningkat,” katanya.
Mayoritas dana yang terkumpul, lanjut Afif, telah disalurkan kepada kelompok yang berhak menerima, terutama fakir dan miskin. Penyaluran zakat fitrah juga telah dituntaskan sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri, sesuai ketentuan syariat.
Adapun sebagian dana zakat maal dan infak akan didistribusikan setelah Ramadhan melalui program pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan sosial.
Afif mengapresiasi kontribusi para pengurus LAZISNU di semua tingkatan serta dukungan para kiai dan donatur.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan para donatur dan bimbingan para kiai, sehingga penghimpunan dan penyaluran ZIS dapat berjalan optimal,” ujarnya mengakhiri keterangan.(*)
Kontributor: Cak Edy
Editor: Abdel Rafi


