
TULUNGAGUNG, CAKRAWARTA.com – Menjelang waktu berbuka puasa, halaman Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Kendal, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, berubah menjadi ruang pertemuan warga, Rabu (25/2/2026). Anak-anak bermain dan bercengkerama, sementara sejumlah pedagang menjajakan makanan di tepi halaman koperasi.
Bangunan koperasi yang belum diresmikan itu mulai berfungsi sebagai ruang sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Di bagian depan, beberapa pedagang kaki lima berjejer dengan gerobak sederhana, menawarkan gorengan, minuman segar, dan jajanan rumahan kepada warga yang ngabuburit.
Suasana sore itu memperlihatkan bagaimana keberadaan koperasi telah menjadi titik temu baru bagi warga desa. Anak-anak memanfaatkan halaman sebagai ruang bermain, sementara pedagang memperoleh peluang usaha dari keramaian yang tercipta.
Salah satu warga Desa Kendal, Suyanto (35), mengatakan keberadaan koperasi tersebut membawa manfaat nyata bagi masyarakat, bahkan sebelum dioperasikan secara resmi.
“Sekarang tempat ini jadi ramai. Anak-anak bisa bermain, warga bisa berkumpul, dan pedagang punya kesempatan berjualan,” ujarnya.
Menurut dia, kehadiran koperasi memberi harapan baru bagi masyarakat, tidak hanya sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai ruang kebersamaan warga.
Interaksi antara pedagang dan pembeli berlangsung secara alami, menciptakan suasana ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari aktivitas sehari-hari masyarakat desa. Warga memanfaatkan ruang terbuka di sekitar koperasi untuk berkumpul, berbincang, dan menunggu waktu berbuka puasa.
Keberadaan KDKMP Desa Kendal diharapkan dapat memperkuat aktivitas ekonomi lokal sekaligus menjadi ruang publik yang mendukung kehidupan sosial masyarakat. Fasilitas tersebut tidak hanya dipandang sebagai bangunan fisik, tetapi juga sebagai simbol tumbuhnya peluang dan kebersamaan di tingkat desa.
Bagi warga Desa Kendal, koperasi itu kini bukan sekadar infrastruktur baru, melainkan ruang yang menghadirkan interaksi, aktivitas ekonomi, dan harapan akan kehidupan desa yang semakin berkembang.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi



