Monday, March 30, 2026
spot_img
HomePendidikanIrjen (Purn) Mujiyono: Santri Punya Keunggulan Moral dan Peluang Besar di Masa...

Irjen (Purn) Mujiyono: Santri Punya Keunggulan Moral dan Peluang Besar di Masa Depan

Mantan Direktur Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Irjen Pol (Purn.) Mujiyono (berdiri) saat memberikan motivasi pada santri/wati Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak, Diwek, Jombang, Minggu (29/3/2026). (foto: Mukani)

JOMBANG, CAKRAWARTA.com – Suasana khidmat menyelimuti Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Seblak, Diwek, Minggu (29/3/2026). Ratusan santri mengikuti kegiatan motivasi yang menghadirkan Inspektur Jenderal Polisi (Purn) Mujiyono, mantan Wakapolda Kalimantan Timur, sebagai narasumber.

Kegiatan ini diikuti santri jenjang madrasah tsanawiyah (MTs) dan madrasah aliyah (MA), didampingi pengurus Yayasan Khoiriyah Hasyim Seblak, pimpinan lembaga, serta dewan guru.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama (istigasah) yang dipimpin Gus Ahmad Faiz Elsaputra. Nuansa spiritual menjadi pembuka sebelum para santri menerima penguatan motivasi.

Ketua Yayasan Khoiriyah Hasyim Seblak, Rika Fauziyah Andarini, menekankan pentingnya kedisiplinan dalam menuntut ilmu. Menurut dia, disiplin merupakan kunci utama keberhasilan belajar.

“Selain itu, jangan lupakan doa untuk orang tua dan para guru agar ilmu yang diperoleh membawa berkah dan mendapat ridha,” ujarnya.

Dalam sesi motivasi, Mujiyono menyampaikan apresiasinya terhadap dunia pesantren. Ia bahkan mengaku memiliki keinginan untuk kembali ke masa kecil dan merasakan kehidupan sebagai santri.

“Kalau saya bisa kembali kecil, saya akan memilih mondok,” katanya.

Mantan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya itu menilai santri memiliki keunggulan yang tidak dimiliki banyak kalangan, yakni kekuatan moralitas. “Orang pintar itu banyak, tetapi santri memiliki nilai lebih pada aspek moral,” ujarnya.

Ia juga menyoroti besarnya peluang santri di masa depan. Menurut dia, berbagai profesi strategis membutuhkan sosok dengan fondasi nilai yang kuat. “Bayangkan politisi yang santri, insinyur yang santri, ekonom yang santri, hingga polisi yang santri. Mereka akan memiliki keunggulan yang tidak hanya pada kompetensi, tetapi juga integritas,” tutur Mujiyono, yang juga pernah menjadi Widyaiswara Utama di Sespim Polri.

Ia mendorong para santri untuk terus mengasah kemampuan diri agar kelak dapat memberi manfaat luas bagi bangsa dan agama.

Di sela kegiatan, Direktur Pendidikan Madrasah Seblak, Deden Fardan Hamdani, menjelaskan bahwa agenda tersebut sekaligus menjadi momentum halal bihalal setelah libur Idul Fitri.

“Hari ini merupakan hari pertama masuk setelah libur. Besok para santri sudah menghadapi ujian tengah semester,” katanya.

Ia menambahkan, istigasah rutin digelar setiap awal bulan sebagai penguatan spiritual santri. “Ini menjadi bekal batin, di samping tentu belajar secara sungguh-sungguh,” ujarnya.(*)

Kontributor: Mukani

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular