DT Peduli Ubah Zakat Jadi Kekuatan Ekonomi, Petambak Lakkang Panen Udang Melimpah

Anggota DPRD Kota Makassar, Ruslan Lallo, Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Makassar, Ahmad Malik Thaha, tim DT Peduli dan warga Kampung Zakat Lakkang berfoto bersama sebelum melakukan panen di tambak udang di Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (16/6/2026). (foto: Junaedi)

MAKASSAR, CAKRAWARTA.com – Program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang dijalankan LAZNAS DT Peduli Sulawesi Selatan kembali menunjukkan hasil nyata. Melalui pendampingan budidaya udang di Kampung Zakat Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, para petambak berhasil menggelar panen raya dengan hasil yang menggembirakan, Selasa (16/6/2026).

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen bantuan sosial, tetapi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu mendorong kemandirian masyarakat apabila dikelola secara produktif dan berkelanjutan.

Di Kampung Zakat Lakkang, dana zakat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha budidaya udang yang menjadi salah satu sumber penghidupan warga. Melalui program tersebut, para penerima manfaat mendapatkan dukungan modal usaha sekaligus pendampingan intensif agar mampu mengelola tambak secara lebih efektif dan produktif.

Pendampingan dilakukan secara langsung oleh LAZNAS DT Peduli Sulawesi Selatan di bawah koordinasi Hasmirah. Selain memberikan pembinaan teknis, DT Peduli juga secara konsisten melakukan pengawalan dan monitoring terhadap perkembangan usaha para petambak sehingga proses budidaya dapat berjalan optimal hingga masa panen.

Panen raya yang digelar di kawasan Kampung Zakat Lakkang turut dihadiri Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Kota Makassar, Ahmad Malik Thaha. Kehadiran Kementerian Agama menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan program zakat produktif yang dinilai mampu memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Anggota DPRD Kota Makassar, Ruslan Lallo, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas keberhasilan program kolaboratif yang melibatkan lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat.

“Keberhasilan panen udang di Kampung Zakat Lakkang ini menunjukkan bahwa zakat yang dikelola secara produktif dapat menjadi instrumen efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Pendampingan yang dilakukan DT Peduli juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini,” ujar Ruslan pada media ini, Selasa.

Menurutnya, model pemberdayaan yang diterapkan di Kampung Zakat Lakkang layak menjadi contoh bagi daerah lain karena mampu menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.

Petani tambak udang Kampung Zakat Lakkang menunjukkan udang budidaya berkat pendampingan dari DT Peduli Sulsel saat momen panen di lokasi tambak udang Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (16/6/2026). (foto: Junaedi)

Ke depan, Kementerian Agama Kota Makassar bersama DT Peduli Sulawesi Selatan berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan dan evaluasi berkala terhadap program budidaya udang tersebut. Upaya ini dilakukan agar produktivitas tambak terus meningkat sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi warga.

Melalui keberhasilan panen raya ini, Kampung Zakat Lakkang semakin menunjukkan bahwa zakat produktif dapat menjadi instrumen pemberdayaan yang efektif dalam mengubah kehidupan masyarakat. Dari dana zakat yang dikelola secara amanah dan profesional, lahir harapan baru bagi warga untuk membangun usaha yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka.(*)

Kontributor: Junaedi

Editor: Abdel Rafi