Thursday, February 26, 2026
spot_img
HomeEkonomikaBerawal dari Ide Sederhana, Kini JIVVA Jadi Brand yang Dibicarakan Generasi Baru

Berawal dari Ide Sederhana, Kini JIVVA Jadi Brand yang Dibicarakan Generasi Baru

Beberapa koleksi JIVVA Sportwear karya alumnus UNAIR, Salsyabila Putri Pratama. (foto: JIVVA Sportwear)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Semua bermula dari sebuah pengamatan sederhana yaitu semakin banyak orang menjadikan olahraga bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari identitas diri. Dari pusat kebugaran hingga media sosial, gaya hidup aktif telah berkembang menjadi simbol disiplin, kepercayaan diri, dan ekspresi personal. Di tengah perubahan itu, alumnus Universitas Airlangga (UNAIR), Salsyabila Putri Pratama, melihat peluang dan mengubahnya menjadi JIVVA Sportwear.

Didirikan dengan visi menghadirkan pakaian olahraga yang memadukan kenyamanan, kualitas, dan desain modern, JIVVA perlahan tumbuh menjadi jenama (brand) yang mulai diperbincangkan generasi baru. Bukan hanya karena produknya, tetapi juga karena semangat dan identitas yang dibawanya.

“JIVVA lahir dari hal sederhana yaitu melihat semakin banyak orang mulai berolahraga dan menjalani hidup sehat. Saya ingin menciptakan sesuatu yang bisa mendukung semangat itu, bukan hanya secara fungsi, tetapi juga secara estetika dan kepercayaan diri,” ujar Salsyabila, yang akrab disapa Salsya, Kamis (26/2/2026).

Sejak awal, JIVVA tidak hanya berfokus pada fungsi sebagai pakaian olahraga, tetapi juga pada bagaimana desain dapat membentuk pengalaman pemakainya. Setiap detail dirancang dengan pendekatan yang cermat dan menghadirkan potongan yang presisi, material yang nyaman, serta tampilan yang modern dan elegan.

Salah satu identitas utama JIVVA terletak pada desainnya yang khas dan refined. Koleksi seperti Bra Twist, jaket performa ringan, dan legging dengan potongan ergonomis dirancang untuk mengikuti kontur tubuh secara natural tanpa mengorbankan kenyamanan atau kesan profesional.

“Kami ingin pengguna JIVVA merasa nyaman, percaya diri, dan tetap tampil berkelas. Sportswear bukan lagi sekadar pakaian fungsional, tetapi bagian dari gaya hidup,” kata Salsya.

Namun, cerita JIVVA tidak hanya tentang desain dan estetika. Di balik pertumbuhannya, jenama ini juga membawa semangat kolaborasi lokal. Seluruh proses produksi melibatkan penjahit profesional independen di Banyuwangi, menciptakan dampak nyata bagi ekonomi kreatif di tingkat akar rumput.

Founder dan owner JIVVA Sportwear, Salsyabila Putri Pratama dalam momen pakaian wisuda di UNAIR beberapa waktu lalu. (foto: dokumen pribadi)

Pada saat yang sama, energi generasi baru menjadi penggerak utama identitas JIVVA. Tim kreatif yang didominasi anak muda menghadirkan perspektif segar dalam membangun visual, komunikasi, dan karakter brand yang membuatnya terasa autentik dan relevan dengan audiens masa kini.

“Bagi saya, JIVVA adalah bukti bahwa ide sederhana bisa berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar ketika dikerjakan dengan keseriusan dan kolaborasi. Kami ingin terus tumbuh, tidak hanya sebagai brand, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan gaya hidup sehat generasi baru,” ujarnya.

Di tengah industri yang semakin kompetitif, kemunculan JIVVA mencerminkan perubahan lanskap, di mana brand lokal tidak lagi sekadar menjadi pelengkap, tetapi mulai menjadi suara baru yang percaya diri.

Dari sebuah ide sederhana di Surabaya, JIVVA kini melangkah lebih jauh yakni menjadi simbol bagaimana generasi baru tidak hanya mengikuti tren, tetapi menciptakannya.(*)

Kontributor: Khefti

Editor: Abdel Rafi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -spot_img

Berita Terbaru

Most Popular