
SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Drama Korea terbaru yang dibintangi Kim Ji Won, Doctor X: Mafia in White, langsung mencuri perhatian publik. Baru menayangkan dua episode, serial medis produksi SBS tersebut berhasil mencatat rating pemirsa nasional 14,9% pada episode kedua, Sabtu (10/10/2026), setelah debut dengan 11,4% sehari sebelumnya.
Berdasarkan data Nielsen Korea yang dilaporkan sejumlah media Korea Selatan, capaian itu menunjukkan kenaikan 3,5 poin persentase hanya dalam satu episode. Rating tertinggi pada episode kedua bahkan mencapai 17,4%.
Pencapaian tersebut mengukuhkan Doctor X sebagai salah satu drama Korea paling mencolok pada awal penayangannya tahun ini. Episode perdananya juga mencatat rekor rating pembukaan tertinggi di antara serial miniseri Korea yang tayang pada 2026 hingga saat itu.
Dalam Doctor X, Kim Ji Won memerankan Gye Su Jeong, seorang ahli bedah dengan kemampuan luar biasa yang berani menentang praktik rumah sakit yang dinilai lebih mengutamakan status sosial dan kekuasaan pasien daripada kebutuhan medis.
Pada episode kedua, karakter yang dijuluki sebagai dokter jenius di ruang operasi itu menghadapi dua pasien dalam kondisi kritis. Ia berhasil melakukan operasi terhadap keduanya, memperlihatkan ketepatan dan keberanian yang menjadi ciri khas tokoh tersebut.
Namun, keberhasilan medis itu tidak serta-merta mengakhiri persoalan. Justru ketika reputasinya semakin kuat, pertanyaan mengenai masa lalu Gye Su Jeong mulai muncul dan membuka lapisan konflik baru dalam cerita.
Laporan mengenai seorang pasien yang pernah menjalani prosedur serupa dan meninggal dalam waktu dua bulan setelah operasi turut memunculkan kecurigaan. Peristiwa tersebut menjadi salah satu titik ketegangan yang membuat penonton bertanya-tanya mengenai riwayat profesional sang dokter dan apa yang sebenarnya terjadi pada masa lalunya.
Lonjakan rating Doctor X juga menempatkannya di antara drama Korea dengan capaian pemirsa tertinggi sepanjang 2026.
Dengan rating nasional 14,9% pada episode kedua, serial ini melampaui capaian puncak Perfect Crown, yang sebelumnya mencatat rating 13,8% pada episode terakhirnya.
Meski demikian, posisi sebuah drama dalam daftar rating tahunan dapat berubah seiring berjalannya penayangan serial lain. Karena itu, capaian Doctor X saat ini lebih tepat dibaca sebagai salah satu pencapaian awal paling menonjol pada tahun ini, bukan jaminan bahwa serial tersebut akan mempertahankan posisi yang sama hingga akhir penayangan.
Daya tarik Doctor X tidak hanya bertumpu pada popularitas Kim Ji Won, tetapi juga pada perpaduan drama medis, konflik etika, ketimpangan kekuasaan di rumah sakit, dan misteri personal tokoh utamanya.
Keberhasilan menyelamatkan pasien menjadi bukti kemampuan Gye Su Jeong di ruang operasi. Namun, dugaan persoalan yang berkaitan dengan prosedur medis sebelumnya menghadirkan tantangan berbeda: bagaimana ia menghadapi pertanyaan mengenai masa lalu dan mempertahankan kepercayaan orang-orang di sekitarnya?
Konflik itu memberi Doctor X ruang untuk berkembang melampaui kisah operasi yang menegangkan. Serial ini juga mengangkat pertanyaan tentang integritas profesi medis, relasi kuasa di institusi kesehatan, dan batas antara reputasi seorang dokter dengan pertanggungjawaban profesionalnya.
Dengan rating yang meningkat tajam dalam dua episode pertama, perhatian berikutnya tertuju pada kemampuan serial ini mempertahankan momentum sekaligus mengungkap misteri yang mulai dibangun.
Bagi Kim Ji Won, Doctor X menjadi proyek terbaru yang kembali menempatkannya dalam sorotan penonton drama Korea. Sementara bagi pemirsa, kombinasi operasi berisiko tinggi dan rahasia masa lalu sang dokter menjadi alasan untuk mengikuti kelanjutan ceritanya.(*)
Kontributor: Rika
Editor: Rafel








