Jember Jadi Titik Reli Nasional 1.500 Pengendara Harley, Potensi Daerah Ikut Dipromosikan

Audiensi Bupati Jember Muhammad Fawait dengan pengurus Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Jumat (10/7/2026) malam. (foto: Mahatir)

JEMBER, CAKRAWARTA.com – Kabupaten Jember akan menjadi salah satu titik penting dalam Merdeka Ride Evoria Rally Indonesia, reli wisata nasional yang menempuh perjalanan sekitar 1.216 kilometer dari Jakarta dan Bandung menuju Bali. Sekitar 1.500 pengendara dari berbagai daerah diperkirakan mengikuti kegiatan tersebut.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan reli yang melintasi wilayah Jember. Ia menilai kegiatan berskala nasional itu dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan ekonomi daerah kepada peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Fawait saat menerima audiensi Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, Jumat (10/7/2026) malam.

”Kami menyambut positif kegiatan ini. Apa pun yang perlu disinergikan dengan Pemerintah Kabupaten Jember tentu akan kami dukung,” kata Fawait.

Dalam pertemuan itu, sejumlah organisasi perangkat daerah turut dilibatkan, antara lain Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Perhubungan, serta perangkat daerah yang membidangi pariwisata dan olahraga. Koordinasi diperlukan karena Jember akan menjadi salah satu post control atau titik kendali Evoria Rally.

Fawait mengatakan bahwa posisi Jember sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Jawa perlu didukung dengan promosi daerah yang lebih luas. Kegiatan yang mendatangkan peserta dalam jumlah besar dinilai berpotensi mendorong kunjungan sekaligus aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut dia, pembangunan daerah juga membutuhkan keterlibatan berbagai kelompok dan komunitas. Jejaring yang dimiliki anggota HDCI, kata Fawait, dapat ikut membuka ruang promosi dan kolaborasi bagi Jember.

”Membangun Jember tidak bisa dilakukan sendirian. Kami membutuhkan kolaborasi dari semua pihak. Anggota HDCI memiliki pengalaman dan jejaring luas yang saya yakin dapat ikut berkontribusi bagi kemajuan Jember,” ujarnya.

Ketua HDCI Jember Ainur Rofiq mengatakan, penunjukan Jember sebagai titik kendali Evoria Rally menjadi kesempatan untuk mengenalkan berbagai potensi daerah kepada peserta reli.

”Kami berharap Jember sebagai post control Evoria Rally dapat semakin memperkenalkan wisata, budaya, kuliner, dan berbagai destinasi unggulan kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia,” kata Rofiq.

Melintasi Jalur Lintas Selatan

Rofiq menjelaskan, Merdeka Ride Evoria Rally Indonesia diperkirakan diikuti sekitar 1.500 pengendara dari berbagai cabang HDCI di Indonesia.

Saat memasuki Jember, rombongan dijadwalkan melintasi Jalur Lintas Selatan (JLS) di kawasan Puger. Peserta kemudian bergerak menuju pusat kota dan melewati kawasan Alun-alun Jember sebelum melanjutkan perjalanan ke Banyuwangi dan Bali.

Besarnya jumlah peserta membuat pengaturan perjalanan menjadi salah satu perhatian penyelenggara. HDCI Jember akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Dinas Perhubungan, dan kepolisian untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas serta memastikan keamanan peserta dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Merdeka Ride Evoria Rally Indonesia terbagi dalam tiga jalur utama. Jalur utara menempuh rute Jakarta-Semarang-Solo-Malang atau Surabaya-Banyuwangi-Bali dengan titik pemeriksaan di Solo dan Surabaya.

Adapun jalur tengah dimulai dari Bandung menuju Yogyakarta, Solo, Malang atau Surabaya, Banyuwangi, dan berakhir di Bali. Titik pemeriksaan disiapkan di Solo serta Malang atau Surabaya.

Sementara itu, jalur selatan yang menjadi lintasan National Rally-Evoria Rally mengambil rute Bandung-Kebumen-Gunungkidul-Trenggalek-Kepanjen-JLS Jember-Banyuwangi-Bali. Titik kendali Evoria Rally berada di Kebumen, Trenggalek, dan Jember.

Pemerintah Kabupaten Jember berharap kehadiran ribuan peserta tidak berhenti sebagai kegiatan touring. Momentum tersebut diharapkan dapat memperluas promosi destinasi wisata dan produk lokal serta memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Jember.(*)

Kontributor: Mahatir

Editor: Abdel Rafi