
TULUNGAGUNG, CAKRAWARTA.com – Derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi dinilai menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda dalam menjaga identitas kebangsaan. Karena itu, nilai-nilai bela negara perlu terus ditanamkan agar generasi muda tidak kehilangan orientasi dan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio saat membuka Kegiatan Pembinaan Kesadaran Bela Negara bagi Keluarga Besar TNI (KBT) Tahun Anggaran 2026 di Markas Kodim 0807/Tulungagung, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang diikuti unsur Keluarga Besar TNI, antara lain Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI), Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD), Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), serta Pemuda Panca Marga (PPM), menjadi ruang untuk memperkuat wawasan kebangsaan sekaligus meneguhkan komitmen menjaga persatuan nasional.
Menurut Hanny, bela negara tidak lagi dapat dimaknai secara sempit sebagai keterlibatan dalam aktivitas militer. Dalam kehidupan modern, semangat tersebut diwujudkan melalui sikap sehari-hari, mulai dari menjaga persatuan, memegang teguh nilai-nilai Pancasila, hingga memberikan kontribusi terbaik sesuai profesi dan bidang pengabdian masing-masing.
“Bela negara bukan semata-mata mengangkat senjata. Bela negara hadir dalam sikap mencintai tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila dan UUD 1945, serta kemauan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa,” ujarnya.
Ia menilai generasi muda saat ini menghadapi tantangan yang berbeda dibanding generasi sebelumnya. Kemajuan teknologi digital membuka akses informasi tanpa batas, tetapi pada saat yang sama berpotensi memunculkan berbagai pengaruh yang dapat mengikis nilai-nilai kebangsaan apabila tidak diimbangi dengan ketahanan ideologi dan karakter yang kuat.
Karena itu, Hanny menekankan pentingnya peran Keluarga Besar TNI dalam mewariskan nilai perjuangan, disiplin, loyalitas, dan semangat pengabdian kepada generasi muda. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membentuk calon pemimpin bangsa yang memiliki integritas serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Generasi muda KBT harus mampu menjadi teladan di lingkungannya, menjadi pelopor persatuan, serta menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan jati diri bangsa,” kata Hanny.
Melalui pembinaan tersebut, Kodim 0807/Tulungagung berharap sinergi antara TNI dan Keluarga Besar TNI semakin kuat dalam menanamkan kesadaran bela negara di tengah masyarakat. Upaya itu dinilai penting untuk menyiapkan generasi penerus yang nasionalis, berkarakter, dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa di tengah dinamika global yang terus berkembang.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








