
MADIUN, CAKRAWARTA.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polisi Militer Angkatan Darat (Pomad) menjadi momentum refleksi bagi seluruh prajurit untuk memperkuat integritas, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kehormatan korps di tengah tuntutan tugas yang terus berkembang.
Pesan itu disampaikan Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) V/1 Madiun Letkol CPM Juni S. Kurniawan saat memimpin doa bersama di Musala Al Hidayah, Markas Denpom V/1 Madiun, Kota Madiun, Kamis (11/6/2026).
Menurut Juni, perjalanan panjang Korps Polisi Militer selama delapan dekade merupakan hasil dari kerja keras, dedikasi, dan pengabdian para prajurit yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai disiplin dan kehormatan.
“Momen ini menjadi kesempatan bagi kita untuk melakukan introspeksi dan bersyukur atas berbagai capaian yang telah diraih Korps Polisi Militer selama 80 tahun pengabdiannya kepada bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia menegaskan, berbagai keberhasilan yang dicapai Pomad tidak hanya lahir dari kemampuan organisasi, tetapi juga berkat kebersamaan serta nilai spiritual yang terus dijaga oleh seluruh prajurit.
Dalam kesempatan tersebut, Juni mengingatkan bahwa keberlangsungan dan kemajuan Korps Polisi Militer sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Karena itu, setiap anggota memiliki tanggung jawab untuk menjaga nama baik institusi sekaligus meningkatkan prestasi dalam pelaksanaan tugas.
“Masa depan Korps Polisi Militer ada di tangan kita sendiri. Yang dapat membesarkan korps ini adalah para prajuritnya, dan yang dapat merusaknya juga berasal dari dalam. Karena itu, generasi muda Polisi Militer harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kehormatan serta membawa korps ini semakin maju,” katanya.
Memasuki usia ke-80 tahun, lanjut Juni, Korps Polisi Militer telah mencapai tingkat kematangan yang menuntut semakin tingginya profesionalisme dan keteladanan. Pengalaman panjang yang dimiliki harus menjadi modal untuk terus memberikan kontribusi terbaik, baik di lingkungan TNI maupun di tengah masyarakat.
“Usia 80 tahun merupakan usia yang matang. Karena itu, kita harus mampu menjadi contoh yang baik. Tidak ada keberhasilan yang diraih secara individu. Kemajuan korps lahir dari kebersamaan, kekompakan, dan semangat untuk terus memberikan pengabdian terbaik,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar tidak cepat berpuas diri atas berbagai pencapaian yang telah diraih selama ini. Tantangan tugas yang semakin kompleks, menurut dia, menuntut setiap prajurit untuk terus meningkatkan kapasitas, kinerja, dan dedikasi.
“Hal-hal baik yang sudah dicapai harus dipertahankan dan ditingkatkan. Terus berkarya, terus berprestasi, dan terus memberikan yang terbaik demi menjaga kehormatan serta membesarkan nama Korps Polisi Militer,” ujar Juni.
Peringatan HUT ke-80 Pomad di lingkungan Denpom V/1 Madiun tidak hanya menjadi ajang mengenang perjalanan panjang korps, tetapi juga momentum memperkuat komitmen pengabdian para prajurit dalam menjaga disiplin, penegakan hukum, dan ketertiban di lingkungan TNI Angkatan Darat.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi








