Masjid Al-Akbar Sembelih Sapi Kurban Presiden dan Gubernur Jatim, Ribuan Paket Daging Dibagikan untuk Warga

Sapi kurban Presiden dan Gubernur Jatim yang disembelih di Masjid Al Akbar Surabaya, Kamis (28/5/2026). (foto: BPP MAS untuk Cakrawarta)

SURABAYA, CAKRAWARTA.com – Suasana khidmat menyelimuti halaman sejak Kamis (28/5/2026) pagi. Di masjid terbesar di Jawa Timur itu, prosesi penyembelihan hewan kurban dimulai sejak selepas Subuh, termasuk sapi kurban bantuan Presiden dan Gubernur Jawa Timur .

Tak hanya dua sapi bantuan kepala negara dan kepala daerah, panitia kurban Masjid Al-Akbar juga menyembelih 17 sapi lainnya serta 51 kambing yang berasal dari pejabat, tokoh masyarakat, hingga jamaah.

“Prosesi diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Badan Pengelola Masjid Al-Akbar, Dr KH M Sudjak,” ujar Sekretaris Badan Pengelola Masjid Al-Akbar, H Helmy M Noor, di Surabaya, Kamis.

Sapi kurban dari Presiden Prabowo berupa sapi jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai 1,1 ton menjadi hewan pertama yang disembelih sekitar pukul 06.00 WIB. Proses penyembelihan dilakukan tim juru sembelih halal (juleha) dan berlangsung cepat.

“Alhamdulillah proses penyembelihan berjalan lancar,” kata Helmy.

Selang sekitar 15 menit kemudian, sapi kurban bantuan Gubernur Jawa Timur jenis Belgian Blue berbobot sekitar satu ton juga disembelih oleh tim juleha.

Secara keseluruhan, prosesi penyembelihan melibatkan sekitar 40 juru sembelih halal. Sementara itu, puluhan relawan dari unsur guru dan remaja masjid turut membantu proses pemotongan, pengemasan, hingga distribusi daging kurban.

Sebanyak 99 relawan diterjunkan untuk menyiapkan ribuan paket daging kurban bagi masyarakat. Panitia memperkirakan distribusi mencapai sekitar 2.000 paket.

“Pembagian diprioritaskan kepada warga kurang mampu di Kelurahan Pagesangan dan Menanggal, serta sejumlah lembaga sosial yang sebelumnya telah mengajukan proposal dan lolos verifikasi,” ujar Helmy.

Bagi pengelola Masjid Al-Akbar, kurban bukan sekadar ritual tahunan, melainkan juga momentum memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.(*)

Editor: Abdel Rafi