Pangdam V/Brawijaya Kawal Pembangunan Yonif di Madiun, Diharapkan Perkuat Pertahanan dan Gerakkan Ekonomi Warga

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin (kedua dari kanan, duduk) mendengarkan pemaparan mengenai rencana pembangunan Yonif TP di Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Senin (25/5/2026). (foto: Pendam V/Brawijaya untuk Cakrawarta)

MADIUN, CAKRAWARTA.com – Hamparan lahan di Desa Wonorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Senin (25/5/2026), menjadi titik perhatian Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin. Di lokasi itu, TNI Angkatan Darat tengah menyiapkan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP), satuan yang diproyeksikan memperkuat pertahanan sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Didampingi sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya, Rudy meninjau langsung kesiapan lahan dan perkembangan rencana pembangunan satuan tersebut. Kunjungan itu juga dihadiri Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Bupati Madiun Hari Wuryanto, Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara, unsur Forkopimda, serta jajaran pemerintah daerah setempat.

Di hadapan peserta kegiatan, Pangdam menerima paparan dari Dandim 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhisaputra mengenai kondisi lahan, kesiapan infrastruktur pendukung, hingga tahapan pembangunan Yonif TP yang direncanakan berdiri di wilayah tersebut.

Rudy menegaskan, pembangunan Yonif TP bukan sekadar penambahan satuan tempur baru, melainkan bagian dari strategi memperkuat ketahanan wilayah yang terintegrasi dengan pembangunan daerah.

“Pembangunan Yonif TP ini bukan hanya untuk kepentingan pertahanan, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dan membuka ruang tumbuh bagi wilayah sekitar,” ujar Rudy.

Menurut dia, keberadaan satuan TNI di daerah akan menghadirkan efek berantai, mulai dari peningkatan aktivitas ekonomi warga hingga terbukanya peluang pembangunan infrastruktur penunjang.

Karena itu, Pangdam meminta dukungan penuh dari seluruh unsur pemerintah daerah, mulai tingkat kabupaten hingga desa, agar proses pembangunan berjalan sesuai target.

“Saya berharap sinergi Forkopimda, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa terus diperkuat agar pembangunan ini berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Program pembangunan Yonif TP merupakan bagian dari langkah strategis TNI AD dalam memperkuat struktur pertahanan di berbagai daerah, termasuk wilayah Jawa Timur bagian barat. Selain mempertebal kesiapan pertahanan, keberadaan satuan baru itu juga diharapkan menjadi motor penggerak aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Kondisi Kabupaten Madiun yang relatif aman dan kondusif dinilai menjadi modal penting bagi percepatan pembangunan satuan tersebut. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat pun disebut menjadi kunci keberhasilan program strategis itu.

Dalam keterangan tertulis Pendam V/Brawijaya pada media ini, Selasa (26/5/2026) pagi, menyebutkan bahwa bagi TNI AD khususnya Kodam V/Brawijaya, pembangunan Yonif TP di Madiun bukan hanya tentang menghadirkan kekuatan militer baru, melainkan juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kehadiran institusi pertahanan yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan warga.(*)

Kontributor: Bambang

Editor: Abdel Rafi