
JEMBER, CAKRAWARTA.com – Video anggota DPRD Jember Achmad Syahri As Siddiqi yang terlihat merokok sambil bermain gim telepon genggam saat rapat berlangsung viral di media sosial. Aksi legislator muda tersebut menuai kritik karena dinilai mencerminkan sikap tidak profesional di ruang sidang resmi lembaga publik.
Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI) Tulus Abadi menilai tindakan itu bukan sekadar pelanggaran etika, melainkan juga berpotensi melanggar ketentuan hukum tentang kawasan tanpa rokok (KTR).
“Itu bukan hanya persoalan etika anggota dewan, tetapi juga pelanggaran regulasi yang nyata. Ruang rapat DPRD termasuk kawasan tanpa rokok yang diatur dalam undang-undang,” kata Tulus, Rabu (13/5/2026).
Menurut dia, perilaku tersebut semakin disayangkan karena rapat yang berlangsung saat itu membahas persoalan stunting. Dalam konteks kesehatan masyarakat, kata Tulus, rokok justru menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan persoalan kesehatan dan ekonomi keluarga yang memicu stunting.
“Ini ironis. Ketika forum resmi sedang membahas stunting, justru ada anggota dewan yang merokok di ruang sidang tertutup sambil bermain gim,” ujar dia.
Tulus menyebut tindakan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, khususnya ketentuan mengenai kawasan tanpa rokok. Selain itu, aturan serupa juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 tentang Kesehatan serta peraturan daerah mengenai kawasan tanpa rokok di Jawa Timur dan Kabupaten Jember.
Ia meminta badan kehormatan DPRD Jember segera memeriksa anggota dewan yang bersangkutan dan menjatuhkan sanksi etik maupun administratif.
“Pejabat publik seharusnya memberi contoh kepatuhan hukum kepada masyarakat. Kalau pembuat aturan justru mempertontonkan pelanggaran aturan, kepercayaan publik bisa runtuh,” kata Tulus.
Menurut dia, pelanggaran kawasan tanpa rokok dalam regulasi kesehatan juga membuka kemungkinan adanya sanksi pidana maupun denda sebagaimana diatur dalam undang-undang.
Video yang beredar luas di media sosial itu memantik beragam respons warganet. Banyak pihak mempertanyakan kedisiplinan dan keseriusan wakil rakyat dalam menjalankan tugas legislasi dan pengawasan, terutama dalam forum resmi yang membahas isu kesehatan publik.(*)
Kontributor: Tommy
Editor: Abdel Rafi








