
PONOROGO, CAKRAWARTA.com – Bangunan Panti Asuhan Yatim Piatu dan Dhuafa Kanzul Huda di Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, lama berdiri dalam kondisi memprihatinkan. Dinding yang mulai rapuh dan fasilitas yang serba terbatas menjadi bagian dari keseharian anak-anak yang tinggal di dalamnya.
Di tengah kondisi itu, anak-anak tetap menjalani hari dengan sederhana. Mereka belajar, bermain, dan tumbuh dalam keterbatasan, sembari menyimpan harapan akan kehidupan yang lebih layak.
Harapan itu kini mulai menemukan bentuk nyata. Korem 081/DSJ memulai renovasi panti melalui program Karya Bakti TNI yang ditandai dengan peletakan batu pertama, Jumat (17/4/2026).
Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi persoalan sosial di masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kesejahteraan anak-anak.
“Renovasi ini merupakan wujud kepedulian TNI AD dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi anak-anak yatim piatu dan dhuafa agar mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak,” ujarnya.
Perbaikan yang dilakukan mencakup sejumlah fasilitas utama, mulai dari kamar tidur anak-anak, dapur, kamar mandi, hingga teras bangunan. Selain itu, Korem 081/DSJ juga membantu pengurusan akta kelahiran bagi anak-anak yang belum memilikinya sebagai bagian dari pemenuhan hak sipil.
Bagi penghuni panti, renovasi ini bukan sekadar perubahan fisik bangunan. Lebih dari itu, kehadiran program tersebut menghadirkan rasa aman dan harapan baru untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Danrem berharap, setelah renovasi selesai, panti asuhan tersebut dapat menjadi lingkungan yang aman, sehat, dan nyaman, sehingga anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.
Ia juga mengajak berbagai pihak untuk turut mendukung dan mengawal proses pembangunan agar berjalan sesuai rencana. “Keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan masyarakat,” katanya.
Pimpinan Yayasan Kanzul Huda, Ahmad Faruq, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan. Ia menilai, perbaikan ini akan membawa perubahan besar bagi kehidupan anak-anak di panti. “Kami sangat bersyukur. Ini bukan hanya memperbaiki bangunan, tetapi juga memberi semangat baru bagi anak-anak untuk menatap masa depan,” ujarnya.
Di tengah aktivitas pembangunan yang mulai berlangsung, panti yang sebelumnya nyaris roboh perlahan berbenah. Bagi anak-anak Kanzul Huda, renovasi ini menjadi penanda bahwa harapan mereka tak lagi berjalan sendiri melainkan mulai tumbuh kembali.(*)
Kontributor: Arwang
Editor: Abdel Rafi


