Wednesday, December 7, 2022
HomeEkonomikaUlitha Hijab, Inovasi Fashion Muslim Bertema "Nusantara Dalam Selembar Hijab"

Ulitha Hijab, Inovasi Fashion Muslim Bertema “Nusantara Dalam Selembar Hijab”

 

 

SURABAYA – Kreativitas dan inovasi anak muda memang tak diragukan lagi. Seperti yang dilakukan 3 muslimah Chofifah Ayu Kusumaningtyas, Azka Chusniah Fitrah, dan Lidya Ayu Sukmawandira. Ketiganya  menggagas inovasi di bidang fashion hijab dengan tujuan membangkitkan kesejahteraan penjahit lokal serta untuk mengenalkan budaya Nusantara, Ulitha Hijab.

Salah satu ketiganya itu yaitu Chofifah Ayu Kusumaningtyas berani berbagi dengan pembaca cakrawarta.com dengan mengisahkan perjalanan inovasi wirausahanya.

Menurut Chofifah, Ulitha Hijab sendiri dimulai pada tahun 2020 dengan produk utama berupa daily hijab. Namun dalam perkembangannya, Chofifah dan tim ingin meningkatkan inovasinya sehingga lebih menarik dan memiliki cultural value. Oleh karena itu, ia dan timnya mengusung tema “Nusantara dalam Selembar Hijab”.

“Kami mengusung tema ‘Nusantara Dalam Selembar Hijab’ karena masih jarang sekali hijab printing lokal yang menggunakan motif-motif Nusantara. Kebanyakan mereka lebih memilih tema flora atau keindahan kota-kota di mancanegara. Padahal, kalau kita mau mengenal Nusantara lebih dekat lagi, pasti tidak kalah menarik dan tidak kalah indah,” tuturnya pada media ini, Sabtu (8/10/2022).

Chofifah memaparkan, hingga saat ini, Ulitha Hijab telah berhasil memproduksi lebih dari dua ribu produk hijab yang dipasarkan hingga ke berbagai pulau. Meski demikian, keberhasilan itu tidak ia raih tanpa kendala.

“Membangun bisnis di tahun 2020 tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kami lantaran merebaknya pandemi Covid-19 di tahun yang sama,” kisahnya.

Sempat mengalami kendala lantaran proses produksi dan pemasaran yang terganggu, ia dan timnya tidak lantas menyerah. Justru mereka melakukan evaluasi dan perbaikan selama menunggu situasi berjalan kembali normal.

“Sebagai pemula, tentu kami cukup kesulitan untuk beradaptasi dengan keadaan yang sangat baru, sehingga kami terpaksa berhenti produksi selama lima bulan. Di sela-sela itu, kami terus melakukan evaluasi terhadap produk hijab yang sudah kami pasarkan. Kemudian di bulan Agustus, kami mulai kembali proses produksinya dengan pembaruan kualitas hijab dan perluasan market online,” ungkapnya.

Keberhasilannya dalam membangun inovasi wirausaha itu tidak berhenti sampai di sini. Ke depan, ia dan tim berharap dapat merealisasikan rencana pengembangan selanjutnya serta dapat terus melahirkan inovasi-inovasi baru di bidang fashion muslim.

Untuk diketahui, para pendiri Ulitha Hijab ini masih mahasiswa loh. Mereka bertiga justru berasal dari Fakultas Kesehatan Masyarakat, tepatnya Universitas Airlangga. Konsep bisnis mereka ini memenangkan pendanaan dari Dikti untuk bidang kewirausahaan dan pasca memperoleh pendanaan, Ulitha HIjab akan melakoni berbagai kegiatan seperti monitoring dan evaluasi untuk menentukan perwakilan kampusnya dalam ajang KMI Award 23-25 November 2022 mendatang.

(bus/pkip/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular