Sunday, July 14, 2024
spot_img
HomeEkonomikaTol Brebes Timur Macet Total, YLKI: Gratiskan Sampai Arus Lancar!

Tol Brebes Timur Macet Total, YLKI: Gratiskan Sampai Arus Lancar!

Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi.
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi.

JAKARTA – Penyelesaian pembangunan beberapa ruas tol yang diharapkan mampu mengatasi kemacetan saat musim mudik Lebaran ternyata tidak menyelesaikan masalah. Demikian disampaikan Ketua Pengurus Harian YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), Tulus Abadi kepada awak media.

Pernyataan Tulus tersebut terbukti dari fakta jalur Jakarta-Brebes ditempuh 24 jam oleh para pemudik pada Sabtu-Minggu (2-3/7/2016) kemarin. Bahkan dari pantauan kami, hingga pagi ini (4/7/2016) kemacetan masih mengular. Bagi Tulus ini bukti kegagalan Pemerintah dan kepolisian dalam mengantisipasi kemacetan.

“Yang terjadi saat ini hanyalah memindahkan kemacetan belaka. Dulu kemacetan di ruas Cikampek dan Palikanci, sekarang berpindah ke Brebes Timur. Pemerintah dan kepolisian gagal mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran, khususnya di ruas tol Brebes Timur,” ujar Tulus Abadi kepada redaksi, Senin (4/7/2016).

Tulus menambahkan kemacetan tahun ini masih terjadi karena pihak kepolisian masih kurang progresif dalam melakukan rekayasa manajemen lalu lintas, terutama di pusat kemacetan, seperti pintu exit Brebes Timur. Ia menyatakan seharusnya pengelola tol dan kepolisian bisa memaksa pengguna tol untuk tidak keluar di exit Brebes Timur saja atau ruas tol Brebes Timur ditutup saja sampai kondisi lalin mencair.

Lebih lanjut pihak YLKI melalui Tulus meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bisa melakukan tindakan berani dan ekstrim seperti menggratiskan tarif tol untuk mencairkan kemacetan. Baginya, ruas tol Brebes Timur yang didesain untuk melancarkan arus barang dan manusia menjadi tak berguna karena bukan melancarkan malah memacetkan.

“Ini namanya kemacetan berbayar! Dulu macet total di jalan Pantura, kita tidak bayar, karena jalan non-tol. Sekarang kemacetan berpindah di tol dan berbayar! Konsumen dirugikan dua kali. Dan akhirnya hanya pengelola tol yang diuntungkan,” pungkas Tulus dengan nada tegas.

(bm/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Berita Terbaru

Most Popular