Soal Haji 2021, Ali Lubis: Sufmi Dasco Terbukti Benar!

0
Ilustrasi ibadah Haji di era Pandemi Covid-19. Tahun ini pemerintah Arab Saudi memutuskan kuota jamaah haji hanya untuk 60.000 jamaah saja dan itupun untuk internal domestik mereka. (foto: arabnews)

 

JAKARTA – Pihak Kerajaan Arab Saudi mengumumkan secara resmi terkait kepastian penyelenggaraan ibadah Haji tahun 2021. Arab Saudi menetapkan bahwa kuota terbatas hanya untuk 60.000 jamaah saja. Itupun terbatas untuk jamaah domestik saja yaitu warga dan ekspatriat yang ada di Arab Saudi. Hal tersebut sebagaimana dimuat Arab News, Sabtu (12/6/2021).
Menanggapi hal tersebut, praktisi hukum muda Ali Lubis, SH mengatakan bahwa apa yang dikatakan oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad ternyata benar dan tidak hoax seperti dituduhkan banyak pihak kepada politikus Partai Gerindra tersebut.
“Jelas dan tegas. Artinya tidak ada satupun negara selain Arab Saudi di dunia ini yang mendapatkan quota untuk jamaah haji tahun 2021. Informasi mengenai tidak adanya kuota haji 2021 untuk negara lain bukan isapan jempol belaka. Informasi awal yang diterima dam disampaikan oleh pimpinan DPR Don Dasco terbukti benar bukan hoax,” ujar Ali Lubis dalam keterangan tertulisnya sebagaimana diterima redaksi cakrawarta.com, Minggu (13/6/2021) dini hari.
Menurut Ali Lubis, dirinya sangat menyayangkan kebijakan pembatalan keberangkatan jamaah haji asal Indonesia yang diumumkan secara resmi oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menjadi viral bahkan menimbulkan banyak opini macam-macam yang tidak berdasarkan fakta.
“Tudingan  macam-macam pun berkeliaran di media sosial, bahkan Rocky Gerung pun ikut-ikutan membuat analisa aneh dan sok tahu terkait adanya pembatalan keberangkatan jamaah haji ini,” sindir Ali.
Ali Lubis sangat menyayangkan pernyataan seperti yang diutarakan sosok seperti Rocky Gerung dimana dia bahkan mengaitkannya dengan permasalahan yang dialami oleh Habib Rizieq Shihab (HRS, lalu mengaitkan dengan adanya permasalahan diplomasi Indonesia terhadap Arab Saudi dan lainnya.
“Ironisnya terkait persoalan diplomasi tersebut ternyata dibantah langsung oleh pihak Dubes Arab Saudi Mr. Essam Bin Abed Al-Thaqafi saat mendatangi pihak MUI di Jakarta,” papar Ali.
Tentang kepastian informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji tersebut langsung disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan Al-Saud kepada Menteri Luar Negeri Indonesia ibu Retno LP Marsudi melalui sambungan telepon sehingga menurut Ali Lubis meminta publik menyudahi analisa aneh-aneh terkait batalnya keberangkatan jamaah haji Indonesia yang semunya sudah klir dan resmi dari pemerintah Arab Saudi.
“So, sebaiknya sekarang sudahi dalam menganalisa aneh-aneh terkait adanya pembatalan keberangkatan jamaah haji 2021. Mari kita kembali fokus dan bekerja sama dengan semua elemen anak bangsa dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia,” pungkasnya.
(bm/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.